PEKANBARU-Pada hari Senin s.d. Kamis, 4 s.d. 7 Juli 2022, Tim
Balai Besar KSDA Riau dari Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I, melakukan mitigasi
konflik satwa liar Gajah Sumatera di Kel. Langgam, Kec. Langgam, Kab.
Pelalawan.
Tim berkoordinasi dengan pelapor selaku Ketua
RT 1 Kel. Langgam. Bersama Ketua RT dan masyarakat menuju lokasi konflik
menggunakan pompong. Tim dan masyarakat melakukan blokade di ladang sawit agar
gajah tidak masuk kebun hingga fajar menjelang.
Tim bersama masyarakat menelusuri jejak gajah
liar akan tetapi Tim tidak berjumpa dengan gajah tersebut. Jejak lama dan jejak
baru bercampur. Sehingga disepakati akan ditunggu hingga malam agar gajah
keluar. Malam menjelang ketika terdengar suara gajah mendekat ke ladang sawit
masyarakat, Tim dan masyarakat segera turun melakukan penghalauan. Gajah liar
berjumlah tiga ekor (2 ekor gajah betina dewasa dan 1 ekor berjenis kelamin
jantan). Tim bersama masyarakat melakukan penghalauan gajah liar hingga malam.

Tim menjelaskan kepada masyarakat tentang
penanggulangan konflik gajah, tetapi masyarakat menginginkan satwa tersebut
dievakuasi ke tempat lain. Tim berkoordinasi untuk kelanjutan penanganan
konflik satwa tersebut dimana satwa melintas pada wilayah jelajahnya yang saat
ini telah menjadi perkebunan namun pemilik kebun keberatan gajah melintasinya.
Perlu penanganan dan koordinasi dari berbagai pihak untuk penyelesaian masalah
ini hingga manusia dan gajah bisa hidup berdampingan tanpa merugikan satu sama
lain.
#bersamakitabisa??
#konservasitakmungkinsendiri
Balai Besar
KSDA Riau