PEKANBARU-Patroli
pengamanan kawasan dan operasi jerat di SM. Giam Siak Kecil dan sekitarnya
dilakukan Bidang KSDA Wil. II bersama Yayasan Arsari Djojohadikusumo (YAD) pada
hari Selasa hingga Jum'at, 13 s.d 16 September 2022.
Tim
gabungan berkoordinasi dengan Kepala Desa Tasik Betung dan PT. Arara Abadi
Distrik Duri 1 yang berdampingan dengan kawasan SM. Giam Siak Kecil (GSK).
Tim
mendapat informasi bahwa telah terjadi pembukaan lahan di dalam kawasan SM. GSK
dengan menggunakan alat berat jenis ekskavator, Tim segera melakukan pengecekan
ke lokasi. Ditemukan lahan yang sudah dibuka (staking) dan siap untuk ditanam
dengan luas sekitar 20 Ha, lokasi tersebut berada di kawasan SM. GSK, Dusun 2,
Kampung Baru, Desa Tasik Betung, Kec.Sungai Mandau, Kab. Siak.
Berdasarkan
informasi di lapangan, lokasi yang dibuka sudah diakui sebagai lahan milik
masyarakat yang telah turun temurun dikuasai dan akan dijadikan kebun kelapa
sawit. Tim melakukan pemasangan rambu kawasan dan menyampaikan sosialisasi
kepada masyarakat bahwa upaya pemanfaatan kawasan secara lestari dapat
dilakukan melalui kemitraan konservasi.
Selanjutnya dilakukan operasi sapu jerat di dalam dan sekitar kawasan SM.GSK. Tim menemukan fencing yang masih aktif. Untuk melindungi satwa termasuk satwa kunci seperti harimau dan gajah maka dilakukab pemusnahan fencing dengan cara dipotong.

