PEKANBARU-Mitigasi
konflik satwa liar Gajah sumatera masih berlanjut di Kel. Selensen, Kec.
Kemuning, Kab. Indragiri Hilir.
Tim gabungan
yang terdiri dari Balai Besar KSDA Riau, Balai KSDA Jambi, Balai TNBT,
Frankfurt Zoological Society (FZS), Bhabinkamtibmas, Bhabinsa bersama
masyarakat setempat dari 31 Agustus s.d
1 September 2021 masih berada di lokasi konflik.
Tim
mematangkan rencana di Resort Keritang, Balai TNBT dilanjutkan koordinasi
dengan perangkat Desa Batu Ampar dan Kel. Selensen yang disambut baik warga dan
aparat setempat.
Tim
menyisir lokasi keberadaan Gajah sumatera. Menurut informasi satwa berada di
sekitar daerah sungai Rete yang berbatasan dengan kawasan TNBT. Tim menemukan
beberapa jejak dan kotoran gajah yang diperkirakan sudah 3 - 4 hari yang
lalu. Tim mencoba memastikan informasi
tersebut dengan menyusuri medan yg cukup sulit sampai di Hulu Sungai Reteh,
namun Tim sama sekali tidak menemukan tanda keberadaan satwa tersebut.
Sepanjang
kegiatan, Tim juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar yang
memiliki kebun dan yang berdampak langsung, untuk tidak melakukan kegiatan
mengancam satwa tersebut dan segera melapor ke Call Center Balai Besar KSDA
Riau jika menemukan keberadaan Gajah tersebut.
Tim
gabungan akan terus berupaya melakukan mitigasi konflik agar tidak terjadi
benturan antara manusia dan satwa liar yaitu Gajah sumatera.