PEKANBARU-Senin
dan Selasa, 15 sd 16 Agustus 2022, Tim gabungan Balai Besar KSDA Riau bersama
Balai TNTN, Yayasan TNTN dan perangkat Desa Bukit Kesuma serta masyarakat
melakukan mitigasi konflik manusia dan gajah sumatera di Desa Bukit Kesuma,
Kec. Pangkalan Kuras, Kab. Pelalawan.
Tim
turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan jejak gajah terakhir ditemukan
yaitu di perbatasan areal HTI PT. Arara
Abadi namun saat itu tidak menemukan gajah tersebut.
Malam
harinya Tim mendapat laporan gajah kembali masuk ke areal perkebunan masyarakat
dan langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan turun melakukan
pengecekan. Tim menemukan satu ekor gajah jantan sedang berjalan mengarah ke
HTI PT. Arara Abadi. Dikarenakan jalur yang ditempuh cukup sulit maka Tim dan
warga memutuskan melakukan penggiringan esok harinya.
Esok
harinya Tim dan warga kembali melakukan pengecekan jejak gajah terakhir di
seberang sungai Pamai. Gajah ditemukan di sekitar areal greenbelt PT. Arara
Abadi dan berjarak sekitar 1 km dengan kebun masyarakat. Tim mengedukasi warga
terkait habitat gajah dan upaya penanganan konflik serta berupaya melakukan penggiringan satwa ke arah hutan
TNTN. Namun gajah selalu berputar putar di sekitar areal tersebut.
Tim terus berupaya memberikan edukasi dan sosialisasi kepada warga agar situasi di lapangan tetap kondusif dan permasalahan ini cepat teratasi.

