PEKANBARU-Jumat
dan Sabtu, 27 s.d 28 Mei 2022, Personil Tim SKW I dan Yayasan TNTN melakukan
mitigasi konflik di Desa Bukit Kesuma, Kec. Pangkalan Kuras, Kab. Pelalawan.
Tim
mengecek laporan masyarakat tentang
adanya gajah yang sakit di sekitar sungai Kundur. Menurut penjaga kebun sawit
pak Kutar, di sekitar sungai Kundur, memang ada suara gajah terdengar pada
malam hari sampai pagi hari beberapa hari yang lalu. Begitupun nformasi penjaga
kebun yang lain yang mendengar hal serupa.
Tim
mencoba melakukan penelurusan namun tidak ditemukan tanda keberadaan gajah
tersebut. Tim memastikan untuk mendengarkan suara gajah tersebut hingga malam
hari, namun tetap tidak ada suara gajah sebagaimana dilaporkan masyarakat.
Keesokan
harinya Tim kembali melanjutkan kegiatan. Tim menemukan beberapa jejak gajah
rombongan di hutan sekitar sungai Kundur (batas PT Arara Abadi dengan pinggir
hutan/kebun masyarakat).
Tim
menyisir sekitar hutan dan areal perkebunan mencari informasi terkait adanya
dugaan gajah sakit. Tim mengikuti jejak terbaru dari rombongan gajah liar di
sekitar hutan Nilo dan hutan PT. Arara Abadi.
Tepat
pada pukul 16:43 wib team menemukan rombongan gajah tersebut di areal PT.Arara
Abadi dengan jumlah 12 ekor gajah liar dengan rincian 2 jantan dewasa, 1 jantan
remaja, 5 indukan dan 4 katagori anakan.
Dalam
pemantauan Tim, tidak ditemukan adanya gajah yang sakit ataupun pincang karena
sebab tertentu. Tim akan terus melakukan pemantauan terhadap gajah liar
tersebut.




[Teks
: DI, Foto : Timskw1 |052022]