Berita Terkini
TIM BALAI BESAR KSDA RIAU PANTAU DAN MONITOR KEBERADAAN BERUANG MADU DI DUSUN LUBUK SALAK

TIM BALAI BESAR KSDA RIAU PANTAU DAN MONITOR KEBERADAAN BERUANG MADU DI DUSUN LUBUK SALAK

Administrator 3 Desember 2022 4.954 kali dilihat

PEKANBARU-Kamis, 24 November 2022 Tim Resort Kerumutan Selatan yang terdiri dari bang Rison Rasidin dan bang Sohor melakukan mitigasi interaksi negatif antara manusia dan beruang madu di Dusun Lubuk Salak, Desa Mak Teduh,  Kec. Kerumutan, Kab. Pelalawan melakukan koordinasi dengan perangkat Desa Mak Teduh. Tim  didampingi perangkat desa dan warga dusun langsung menuju ke lokasi kejadian.

 Berdasarkan keterangan perangkat desa dan keluarga korban, kejadian bermula sekira pukul 09.00 wib pada Selasa, 22 Oktober 2022 dimana korban a.n pak Kamil selesai menderes kebun karet milik pak Mansur dan ingin bersiap pulang namun dirasakan ingin buang air. Beliau menuju sungai kecil yang ada di lokasi kebun tersebut. Setibanya di sungai tiba tiba seekor satwa beruang melakukan interaksi negatif terhadap korban sehingga menyebabkan kaki korban terkena gigitan. Korban melakukan perlawanan dan memukul bagian muka beruang sehingga beruang lari. Korban sambil merangkak menyelamatkan diri ke jalan umum  mencari pertolongan. Jarak lokasi kejadian ke jalan umum berkisar 50 meter.

Berdasarkan pengamatan Tim, lokasi kejadian merupakan perbatasan areal APL dan hutan konsesi.  Di lokasi ditemukan tempat yang diduga merupakan sarang satwa beruang yang berada di pohon karet tua di sekitar kebun yang di deres korban.

Tim melakukan kunjungan ke rumah korban namun korban tidak dirumah karena sedang dirujuk ke rumah sakit umum di Pangkalan Kerinci untuk melakukan perawatan operasi kaki. Tim menyampaikan rasa keprihatinan atas kejadian yang dialami pak Kamil.

Masyarakat melalui perangkat desa berharap agar evakuasi beruang segera dilakukan karena telah beberapa kali hal ini terjadi di sekitar lokasi yang sama.

Tim melakukan sosialisasi tentang satwa yang dilindungi dan meminta masyarakat tidak anarkis terhadap satwa yang dilindungi tersebut serta tetap berkoordinasi dengan petugas Balai Besar KSDA Riau dalam penanganan konflik beruang ini.



Kembali
WhatsApp Respon cepat Telepon Call center Pengaduan Laporkan kejadian