PEKANABRU-Kegiatan
mitigasi konflik Gajah di Desa Gondai, Kec. Langgam, Kab. Pelalawan dilakukan
secara gabungan oleh Tim Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I - Bidang Wilayah I,
Yayasan TNTN, perangkat Desa dan masyarakat Gondai pada Selasa hingga Kamis, 27
s.d 29 September 2022.
Tim
melakukan koordinasi dengan Kades Gondai untuk pengecekan jejak terakhir
gajah di HTI PT. NPM dan melakukan
penggiringan ke arah Taman Nasional Tesso Nilo(TNTN).
Pada
malam harinya, Tim gabungan melakukan blokade bersama masyarakat dengan api
unggun agar gajah tidak mengarah ke kebun warga.
Keesokan
harinya, Tim bersama masyarakat melakukan rapat di aula kantor desa dipimpin
Kades Gondai. Dan disampaikan bahwa Desa Gondai termasuk daerah perlintasan
gajah sumatera, sehingga disarankan agar
dibentuk Tim atau kelompok masyarakat untuk mitigasi konflik gajah.
Pembuatan
posko penanganan konflik gajah segera direncanakan dan Kades berharap Tim yang
dibentuk nantinya agar diberi pelatihan oleh Balai Besar KSDA Riau dan YTNTN.
Tim
menghimbau agar warga selalu berkoordinasi dengan pihak Balai Besar KSDA Riau
atau YTNTN terkait konflik gajah.
Tim
terus berupaya memberikan edukasi dan sosialisasi kepada warga agar situasi di
lapangan tetap kondusif dan permasalahan cepat teratasi.
Terpantau
titik gajah terakhir mengarah ke sungai Nilo.