Berita Terkini
Ternak Warga di Dayun diduga dimangsa Harimau, BBKSDA Riau lakukan mitigasi konflik

Ternak Warga di Dayun diduga dimangsa Harimau, BBKSDA Riau lakukan mitigasi konflik

Administrator 15 Januari 2026 5.616 kali dilihat

Ternak Warga di Dayun diduga dimangsa Harimau, BBKSDA Riau lakukan mitigasi konflik.

Seekor sapi milik warga di Desa Dayun, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, ditemukan mati dengan luka pada bagian tubuh belakang dan paha atas. Peristiwa yang terjadi pada Rabu (10/12/2025) sekitar pukul 09.00 WIB itu diduga akibat serangan Harimau Sumatera.

Pemilik ternak bernama Selamat, pertama kali menemukan sapi miliknya dalam kondisi mati di areal kebun sawit milik warga bernama Purba. Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada pihak berwenang.

Tim gabungan yang terdiri dari Balai Besar KSDA Riau, TNI, Polri, Pemerintah setempat dan masyarakat kemudian turun ke lokasi kejadian.

Sesampainya di lokasi, tim menemukan bangkai sapi dalam kondisi mengenaskan. Hasil pengamatan setelah di identifikasi menunjukkan adanya jejak kaki satwa, diduga Harimau Sumatera dengan ukuran sekitar 15 cm. Kejadian berada di kawasan Areal Penggunaan Lain (APL), yang merupakan kebun sawit milik masyarakat.

Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono menjelaskan bahwa sebagai langkah penanganan awal, BBKSDA Riau telah memasang dua unit kamera trap guna mengidentifikasi individu, perilaku, serta pola pergerakan diduga Harimau Sumatera. Ia menegaskan bahwa upaya ini penting untuk memastikan mitigasi lanjutan dapat dilakukan secara tepat dan aman, baik bagi masyarakat maupun satwa.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa wilayah yang berdekatan dengan habitat Harimau Sumatera memiliki potensi interaksi dengan satwa liar. Beliau mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada.

BBKSDA Riau berkomitmen menangani kasus ini secara profesional dan mengutamakan keselamatan masyarakat tanpa mengabaikan perlindungan Harimau Sumatera sebagai satwa dilindungi. Kerja sama dan informasi dari masyarakat sangat penting dalam mitigasi konflik ini, ujar Supartono.

BBKSDA Riau akan terus melakukan monitoring dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta aparat terkait untuk memastikan situasi tetap terkendali dan langkah mitigasi berjalan dengan baik.


Kembali
WhatsApp Respon cepat Telepon Call center Pengaduan Laporkan kejadian