Berita Terkini
Sepuluh Cara (Baru) MENGELOLA KAWASAN KONSERVASI DI INDONESIA Membangun Learning Organization

Sepuluh Cara (Baru) MENGELOLA KAWASAN KONSERVASI DI INDONESIA Membangun Learning Organization

Administrator 5 April 2018 36.798 kali dilihat

Organisasi Pembelajar


Organisasi pemerintah ke depan menghadapi tantangan yang semakin berat dan kompleks. Hanya dengan menjadi organisasi yang terus belajarlah, maka organisasi pemerintah, seperti Ditjen KSDAE beserta 52 Balai (Besar) Taman Nasional dan 22 Balai (Besar) Konservasi Sumberdaya Alam, akan mampu menjalankan visi organisasinya. Organisasi pembelajar dapat dibangun oleh seorang pemimpin pembelajar. Pemimpin yang memiliki integritas. Pemimpin yang mendapatkan bekal dari ajaran Ki Hajar Dewantara: Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani. Pemimpin yang mempratikkan Hasta Brata. Suatu ajaran tentang bekal untuk insan kamil dari pujangga Ronggo Warsito. Semoga Sepuluh Cara (Baru) Mengelola Kawasan Konservasi seluas 27,14 juta hektare di seluruh tanah air ini, dapat membantu menginspirasi dan menjadi arahan bagi para pengelola di lapangan. Tidak ada yang tidak mungkin apabila kita bekerja dengan hati, penuh keikhlasan, bekerja keras dan bekerja cerdas. Allah SWT menyertai dan melindungi setiap langkah kita dalam mengabdi menyelamatkan bumi, satu-satunya planet biru, ciptaan-Nya.


Jakarta, 4 April 2018


Wiratno

Silahkan Unduk File Bukunya untuk informasi lebih lengkap: Sepuluh Cara (Baru) MENGELOLA KAWASAN KONSERVASI DI INDONESIA Membangun Learning Organization


Kembali
WhatsApp Respon cepat Telepon Call center Pengaduan Laporkan kejadian