Berita Terkini
SEORANG NENEK TERLUKA DI DISERANG HARIMAU SUMATERA

SEORANG NENEK TERLUKA DI DISERANG HARIMAU SUMATERA

Administrator 3 Maret 2021 5.288 kali dilihat

PEKANBARU- Senin petang, 1 Maret 2021, personil Balai Besar KSDA Riau membaca berita tentang seorang nenek bernama Simi (67) warga Desa Tanjung Air Hitam, Kec. Kerumutan, Kab. Pelalawan terluka parah diserang Harimau Sumatera.

Segera Tim Rescue Bidang KSDA Wilayah I Balai Besar KSDA Riau diturunkan untuk melakukan mitigasi. Dipimpin Tommy Sinambela, Tim berkoordinasi dan turun ke TKP bersama Kapolsek Kerumutan,  Iptu Fajri Sentosa dan personilnya.

Tim gabungan langsung menemui korban. Berdasarkan keterangan anak korban (Jamilus), peristiwa terjadi pada Sabtu, 27 Februari 2021, sekira pukul 09.00 WIB. Saat itu korban sedang mengambil perangkap ikan di kanal, sedang cucunya Habibie (20) menderes karet. Tiba tiba Simi diserang satwa dari arah belakang.

Berdasarkan pengamatan Tim dari kesaksian korban yang diberikan, pola serangan satwa diduga bukan Harimau Sumatera. Ditambah berdasarkan informasi lanjutan ketika diperiksa bidan desa, hanya terlihat benturan benda tumpul, tidak ada bekas cakaran. Korban menyampaikan bahwa dia  didorong dari belakang lalu jatuh telentang. Saat itu cucunya datang membantu setelah dipanggil oleh korban. Keterangan dari korban dan cucunya, satwa yang terlihat berwarna hitam tetapi kelihatan samar, namun tidak terlihat belang, muka maupun ekornya dan tiba tiba datang dari antara semak belukar.

Tim gabungan bersama Kepala Desa Tanjung Air Hitam segera melakukan pemeriksaan TKP.  Tidak terlihat bekas jejak atau cakaran satwa yang diduga sebelumnya Harimau Sumatera. TKP merupakan kebun karet dan disekitarnya terdapat semak belukar. Lokasi kejadian kurang lebih 500 meter dari rumah korban. Adapun Jarak lokasi dari SM Kerumutan kurang lebih 18 kilometer. Untuk memastikan jenis satwa yang menyerang, Tim akan memasang kamera jebak.

Timpun menghimbau agar masyarakat tidak memasang jerat atau umpan, dan agar waspada tidak sendirian ke kebun atau hutan. Semoga konflik segera dapat diselesaikan ya kawan kawan.


Kembali
WhatsApp Respon cepat Telepon Call center Pengaduan Laporkan kejadian