Berita Terkini
SANG PETUALANG SAMUDERA KINI TELAH KEMBALI BEBAS

SANG PETUALANG SAMUDERA KINI TELAH KEMBALI BEBAS

Administrator 8 Maret 2018 11.401 kali dilihat

PEKANBARU-"Seumur hidup saya baru menemukan penyu jenis ini dan sebesar ini..." kata Alias antusias. Usia pak Alias sudah lebih dari setengah abad dan baru saja dia menemukan penyu hijau (Chelonia mydas) seberat kurang lebih 50 kg di desa Muntai Barat, Kec. Bantan, Kab. Bengkalis, Provinsi. Riau.

Alkisah, saat ditemukan penyu tersangkut di jaring ikan nelayan yg berjarak 200 m dari bibir pantai. Diduga satwa ini terdampar akibat terbawa arus laut yang cukup kuat. Butuh sekitar tiga empat orang untuk mengangkatnya dari jaring nelayan hingga ke darat. Alias dan teman temannya sempat kebingungan akan melakukan apa terhadap penyu ini. Saat perjumpaan pertama mereka mengira penyu tersebut dalam kondisi terluka. Begitu diamati, ternyata itu hanya bekas luka lama yang telah pulih kembali. Tungkai kiri depan sudah tidak ada. Diduga hilangnya tungkai ini adalah diserang binatang lainnya.

Tim Balai Besar KSDA Riau segera diturunkan. Dipimpin Kepala Seksi Wilayah III, Maju Bintang Hutajulu, tim melakukan koordinasi dengan instansi terkait yaitu Dinas DKP Bengkalis, Dinas Pertanian Bengkalis, Kesehatan Hewan, Karantina dan aparat Desa Muntai Barat untuk melakukan penyelamatan terhadap satwa dilindungi berdasarkan UU No. 5 Tahun 1990 tentang KSDAE dan PP No. 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.

Di saat yang bersamaan Tim juga melakukan sosialisasi terkait keberadaan penyu tersebut dan satwa dilindungi lainnya dengan memberikan daftar jenis satwa dilindungi kepada masyarakat maupun instansi terkait.

Setelah dilakukan pengamatan dan dirasa memang telah memungkinkan, penyu segera dilepasliarkan. Pelepasliaran dilakukan pada tanggal 25 Februari 2018 lalu ketika matahari hendak terbenam. "Nikmatilah kebebasanmu....

Berenanglah kembali arungi samudera lepas...."

Balai Besar KSDA Riau sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Bapak Alias yang dengan sukarela menolong penyu ini dan kemudian melepasliarkannya kembali.



Kembali
WhatsApp Respon cepat Telepon Call center Pengaduan Laporkan kejadian