PEKANBARU - Pada hari Senin s.d. Selasa, 1 s.d. 2 November 2021, Balai
Besar KSDA Riau melalui Seksi Konservasi Wilayah I merespon cepat terhadap
kejadian konflik satwa liar yang terjadi di areal konsesi PT. Mutiara Sabuk
Khatulistiwa (MSK) di Desa Teluk Kabung, Kecamatan Gaung, Kabupaten Indragiri
Hilir yang terjadi pada 31 Oktober 2021.
Korban berinisial MS, perempuan, 12 tahun (anak
salah satu pekerja pada Perusahaan PT.
Usaha Berkat Fangarato (UBF) yang merupakan salah satu kontraktor penanaman
di PT. MSK) diserang satwa liar yang
diduga adalah Harimau sumatera.
Tim bersama pihak perusahaan menyampaikan
belasungkawa kepada keluarga korban, kemudian Tim bersama pihak perusahaan dan
TNI melakukan mitigasi konflik satwa. Tim menemukan bekas cakaran pada dinding
pondok kerja yang terbuat dari plastik terpal dan jejak yang diduga adalah jejak
satwa liar Harimau Sumatera.
Tim melakukan sosialisasi serta himbauan kepada
karyawan di sekitar kejadian agar waspada serta tidak beraktivitas saat
menjelang pagi dan petang. Tidak memasang jerat atau melakukan tindakan anarkis
terhadap satwa liar yang dilindungi termasuk Harimau sumatera.
Untuk sementara pihak perusahaan menghentikan
aktifitas dan memindahkan seluruh pekerja ke camp induk PT. MSK. Tim memasang
camera trap di lokasi sebanyak 3 unit dan akan menambah 10 unit untuk
identifikasi individu satwa yang berkonflik dan memasang umpan untuk menarik
pergerakan satwa ke camera trap. Tim juga akan melakukan operasi jerat di
sekitar jalur jelajah satwa bersama pihak terkait dan mendorong perusahaan
untuk meningkatkan patroli dan pengawasan pada pusat aktivitas kerja serta
mengusulkan kepada pihak perusahaan untuk merubah pola penempatan pondok kerja
lapangan (mobile camp) menjadi lebih terpusat sehingga para pekerja bisa lebih
terkontrol dan saling menjaga serta lebih menjamin keamanan dari serangan satwa
liar.
Tim akan melakukan sosialisasi terkait mitigasi
konflik kepada para pekerja dan pihak yang berada di sekitar lokasi dan
mendorong perusahaan untuk lebih meningkatkan peran satgas penanganan konflik dan melakukan
patroli secara berkala.
Salam konservasi??
#bersamakitabisa
#karenakonservasitakmungkinsendiri
Balai Besar
KSDA Riau