PEKANBARU - Pada hari Selasa sd Jum'at , 26 - 29 Oktober 2021,
Resort Bukit Rimbang (Petai) dan Resort Bukit Baling (Muara Bio), Seksi
Konservasi Wilayah I melakukan mitigasi konflik satwa Gajah sumatera di Desa
Sigaruntang, Kec. Inuman, Kab. Kuansing.
Tim bergerak dari Pekanbaru menuju Desa
Pesikaian, Kecamatan Cerenti untuk menindaklanjuti laporan masyarakat tentang
adanya satwa Gajah liar yang merusak perkebunan masyarakat di sekitar desa
Pesikaian. Setibanya di lokasi, Tim langsung
melakukan pencarian keberadaan satwa tersebut Menurut informasi
masyarakat Pesikaian Gajah liar menuju desa Sigaruntang, Kec. Inuman. Tim
selanjutnya menuju desa Sigaruntang. Kec, Inuman, Kab. Kuansing. Namun, dalam
melakukan pencarian, satwa tersebut tidak ditemukan.
Keesokan harinya Tim menuju kantor Desa Sigaruntang
dan berkoordinasi dengan Kepala Desa Sigaruntang. Menurut informasi beliau,
Gajah liar saat ini berada di sekitar perkebunan masyarakat dan Tim menuju
kebun masyarakat yang kebun sawitnya dirusak oleh Gajah liar (sekitar 30 btg).
Tim melanjutkan pencarian dengan berjalan kaki mengikuti jejak Gajah liar yang
baru keluar dari perkebunan masyarakat, tepatnya di perkebunan karet
masyarakat. Gajah liar tersebut berjumlah 3 (tiga) ekor yang terdiri dari 1
betina, 1 jantan, dan satu anaknya.

Tim melakukan penggiringan dengan berjalan kaki
mengarahkan Hajah ke areal greenbelt PT. WJT, Namun keesokan harinya Gajah liar
tersebut kembali menuju kebun warga. Tim bersama masyarakat ke lokasi dan
melakukan pengiringan Gajah liar. Hingga petang menjelang, Tim terus
mengarahkan gajah ke arah greenbelt PT. WJT untuk selanjutnya akan digiring ke
hutan Taman Nasional Tesso Nilo.