Berita Terkini
RESPON CEPAT BALAI BESAR KSDA RIAU TERHADAP BERITA VIRAL DI MEDIA SOSIAL

RESPON CEPAT BALAI BESAR KSDA RIAU TERHADAP BERITA VIRAL DI MEDIA SOSIAL

Administrator 1 Maret 2022 4.797 kali dilihat

PEKANBARU- Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait viralnya sebuah keluarga yang berfoto bersama satwa dilindungi Beruang madu. Tim Balai Besar KSDA Riau, Bidang KSDA  Wilayah II segera melakukan penelusuran terhadap Sdr. JSR yang berlokasi di kebun sawit masyarakat sebagai upah buruh di Desa Kasang Padang, Kec. Bonai Darussalam, Kab. Rokan Hulu.

 

Awalnya Tim melakukan penelusuran ke Kecamatan Kandis sesuai alamat di media sosial. Namun, Tim mendapat informasi bahwa yang bersangkutan sejak bulan Desember 2021 telah pindah ke Desa Kasang Padang, Kec. Bonai Darussalam, Kab. Rokan Hulu. Tim didampingi keluarganya menuju ke lokasi.

 

Tim segera meminta keterangan pada orang tua dan istri JSR. Sedang JSR sendiri tidak dijumpai karena ketakutan dan lari dari rumah. Tim mendapat informasi kronologis perjumpaan Sdr. JSR dengan satwa Beruang madu tersebut, yaitu pada 24 Februari 2022, sekitar pukul 09:00 wib, Saat itu JSR akan melakukan panen buah sawit di kebun milik orang lain dan dia menjumpai satu ekor Beruang madu yang telah mati dalam keadaan terjerat di lokasi kebun (diduga sudah mati beberapa hari sebelumnya). JSR membawa bangkai Beruang ke rumah kediaman orang tuanya yang berjarak sekitar 6 km mengunakan sepeda motor.

 

Setelah sampai di rumah orang tuanya, istri JSR beserta keluarga yang lain yang tidak mengetahui bahwa Beruang merupakan satwa dilindungi mengambil foto bersama satwa tersebut dan mempostingnya dalam media sosial.




Karena kondisi satwa Beruang mulai busuk dan bau, JSR segera mengambil bagian tubuh Beruang berupa kuku, empedu dan taring kemudian membuang bangkainya ke sungai Rokan (sekitar 4 Km) dan kemudian kembali bekerja memanen sawit. Sedang bagian tubuh Beruang yang diambilnya disimpan saja di rumah.

 



Tim segera mengambil/ menyita bagian tubuh satwa ( Beruang madu ) berupa kuku, taring, dan empedu dan memberikan pembinaan serta sosialisasi satwa yang dilindungi kepada keluarga tersebut. Istri JSR membuat serta menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi hal serupa.

 

Salam konservasi…

#karenakonservasitakmungkinsendiri

Balai Besar KSDA Riau


Kembali
WhatsApp Respon cepat Telepon Call center Pengaduan Laporkan kejadian