Berita Terkini
RESORT KERUMUTAN SELATAN (PEKAN HERAN) MENEMUKAN BARANG BUKTI KAYU OLAHAN

RESORT KERUMUTAN SELATAN (PEKAN HERAN) MENEMUKAN BARANG BUKTI KAYU OLAHAN

Administrator 6 Mei 2021 5.335 kali dilihat

PEKANBARU-Selasa, 4 Mei 2021, Resort Kerumutan Selatan (Pekan Heran) kembali mengamankan kayu yang diduga hasil illegal logging dari kawasan SM Kerumutan dalam kegiatan pengamanan kawasan dan pencegahan karhutla di Desa Rantau Bakung, Kec. Rengat Barat, Kab.Indragiri Hulu.

Berawal  dari informasi masyarakat bahwa ada dugaan warga yang akan mengeluarkan kayu hasil illegal logging di sungai Batang Rengat, Desa Rantau Bakung.

Tim segera berangkat menuju ke lokasi dan berkoordinasi serta menggali informasi dari berbagai sumber. Tim masuk melalui  PT. Tesso Indah yang merupakan salah satu pintu gerbang menuju kawasan SM. Kerumutan Selatan.

Tim melakukan penyisiran kanal-kanal/parit yang mengarah ke kawasan SM. Kerumutan Selatan dan diduga digunakan oleh pelaku illegal logging untuk akses mengeluarkan kayu olahan chinsaw baik dari kawasan penyangga maupun dari dalam kawasan SM. Kerumutan Selatan.

Tak lupa Tim melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang dijumpai di jalan koridor PT. Tesso Indah agar tidak melakukan penebangan liar dan perambahan serta membakar hutan di sekitar dan di dalam kawasan SM Kerumutan Selatan.

Saat Tim melakukan penyisiran di pinggiran sungai Batang Rengat itulah Tim menemukan kayu olahan  yang diikat di pinggir sungai sebanyak 23 rakit ( +/- 11 meter kubik ) dengan panjang 5 meter, namun sayang Tim tidak menjumpai pelaku. Diduga pelaku illegal logging telah mengetahui kedatangan Tim ke lokasi tersebut.

Tim mengamankan dan mengangkut kayu olahan yang diduga berasal dari kawasan SM. Kerumutan Selatan tersebut ke kantor Bidang Wil I menggunakan mobil truk sebagai barang bukti.

Mari bersama sama kita jaga kawasan konservasi kita  sebagai benteng pertahanan terakhir keseimbangan alam  bumi kita sebelum terjadinya bencana.

Hubungi call centre Balai Besar KSDA Riau di nomor 08137474981 bila menyaksikan perusakan hutan yang dilakukan segelintir oknum tidak bertanggungjawab.



Kembali
WhatsApp Respon cepat Telepon Call center Pengaduan Laporkan kejadian