PEKANBARU-Minggu, 7 Februari
2021 petugas Resort Dumai, Seksi Konservasi Wilayah IV, menindaklanjuti laporan
masyarakat tentang adanya bangkai satwa yang terdampar di pantai dekat PT.
Pelabuhan Mundam (PMS) sebelah Pantai Pulai Bungkuk Kelurahan Mundam Kecamatan
Medang Kampai.
Kronologis kejadiannya adalah
pada tanggal 6 Februari 2021 sekitar pukul 18.00 WIB, masyarakat atas nama
Djohar Mayuda yang bekerja di PT. Pelabuhan Mundam Sejahtera tercium bau
bangkai tak sedap dan menyengat
disekitar pantai PT tersebut. Karena keingintahuannya, akhirnya Yuda
mendekat ke sumber bau tersebut dan dilihatnya ada bangkai yang dia duga
sebagai seekor Pesut. Yuda langsung melaporkan ke call center Balai Besar KSDA
Riau.
Pada tanggal 7 Februari 2021,
sesuai perintah dan arahan Kepala Seksi Konservasi Wilayah IV, Tim Resort Dumai
bersama masyarakat setempat dan KPA Jenggala
langsung mengecek ke lokasi. Setelah dicek ternyata bangkai tersebut
bukan Pesut, akan tetapi seekor Duyung (Dugong dugon). Satwa tersebut sudah
mati dan terdampar kurang lebih 30 meter dari bibir pantai.
Hasil pengecekan petugas,
Duyung (Dugong dugon) ditemukan dalam kondisi mati, panjang sekitar 2 meter,
lingkar perut 40 cm dan berat sekitar 140 Kg. Adapun penyebab kematian tidak diketahui karena
ditubuh satwa tersebut tidak ditemukan ada bekas luka atau sobekan (bila kena
jaring atau baling2 kapal).
Karena bau bangkai Duyung
(Dugong Dugon) tersebut sudah sangat menyengat, maka Tim Resort Dumai, Seksi Konservasi Wilayah IV bersama
dengan masyarakat setempat langsung menguburkan
bangkai Duyung (Dugong dugon) tersebut.
