PEKANBARU - Pada hari Sabtu, 4 September 2021, Tim gabungan yang
terdiri dari Balai Besar KSDA Riau, PT. Triomas / PT. Uniseraya, dan Yayasan
Arsari melakukan pemantauan terhadap 2 box trap dan 3 camera trap yang terdapat
di lokasi kejadian Konflik Manusia dan Harimau. Berdasarkan hasil pemantauan,
didapatkan hasil bahwa kondisi kambing di box trap dalam kondisi sehat dan
belum mendapatkan hasil masuknya Harimau Sumatera ke dalam kandang jebak yang
telah disiapkan.

Tim juga memantau kamera trap yang dipasang di
sekitar lokasi jasad korban, juga belum menunjukkan hasil adanya dokumentasi
satwa tersebut. Tim juga memantau di sekitar mess dan lokasi kejadian.
Disinipun Tim tidak mendapatkan tanda - tanda keberadaan Harimau sumatera, baik
jejak kaki atau tanda lainnya.
Tim tetap berada di lokasi untuk menyusun
strategi dengan kambing sebagai umpannya. Termasuk dengan memotong kambing di
dekat lokasi penemuan jasad korban untuk memancing satwa tersebut.
Semoga segera berhasil ya..., agar konflik
antara manusia dan satwa liar yaitu, Harimau sumatera segera dapat ditangani.
Aamiin YRA??
Salam konservasi??
#bersamakitabisa
#karenakonservasitakmungkinsendiri
Balai Besar
KSDA Riau