Berita Terkini
PENYELAMATAN HARIMAU SUMATERA DI DESA PULAU MUDA, KECAMATAN TELUK MERANTI

PENYELAMATAN HARIMAU SUMATERA DI DESA PULAU MUDA, KECAMATAN TELUK MERANTI

Administrator 10 November 2022 6.045 kali dilihat

PEKANBARU-Tim penanganan interaksi negatif harimau sumatera di Tanjung Pulai, Desa Pulau Muda, Kec. Teluk Meranti, Kab. Pelalawan akhirnya berhasil menjebak satwa tersebut di boxtrap.

 

Kegiatan yang dilakukan pada Minggu, 6 November 2022, dipimpin Kepala Seksi Wil. (SKW) I, bapak Sugito (Kasi Wil.I) bersama PT Arara Abadi, TNI/POLRI, tokoh masyarakat dan warga turun bersama untuk menindaklanjuti laporan masyarakat tentang adanya interaksi negatif harimau sumatera yang sudah berkeliaran di sekitar permukiman warga dan memakan hewan ternak berupa kambing, ayam dan bebek.

 

Situasi dan kondisi di lapangan yang sudah tidak kondusif karena rasa khawatir masyarakat membuat Tim harus memasang boxtrap pada pukul 16.10 WIB disertai pemasangan camera trap untuk identifikasi individu satwa.

 

Pada pukul 19.54 WIB, Tim mendapat informasi dari masyarakat bahwa harimau sudah masuk ke boxtrap.

 

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, harimau tersebut dievakuasi ke kantor distrik Merawang PT. Arara Abadi

 

Pada Senin, 7 November 2022, Balai Besar KSDA Riau mendatangkan Tim dari Pekanbaru termasuk dokter hewan Dhanang dengan membawa kandang angkut mulai bergerak menuju ke lokasi (distrik Merawang PT. Arara Abadi). Sesampainya di lokasi Tim langsung berkoordinasi dengan pihak perusahaan untuk tindakan selanjutnya dan melakukan pemeriksaan terhadap harimau. Diketahui individu harimau berjenis kelamin  betina, remaja, dan kondisi secara umum sehat, tidak menunjukkan kelainan. Secara fisik, kemampuan memangsa dan membunuh mangsa sudah ada walaupun hanya sebatas domestic animal/livestock, sikap waspada terhadap kehadiran manusia bagus.

 

Melalui pemeriksaan dokter hewan dan diskusi serta arahan pimpinan, harimau betina yang secara umum dalam kondisi sehat, tidak menunjukkan kelainan secara fisik, kemampuan memangsa dan membunuh mangsa sudah ada walaupun hanya sebatas domestic animal/livestock, serta sikap waspada terhadap kehadiran manusia bagus maka Tim memutuskan individu harimau tersebut layak dilakukan hard release di salah satu kawasan konservasi.

 

Pada Selasa, 8 November 2022 tepat pukul 10.16 WIB, Harimau Sumatera dilepasliarkan di salah satu kawasan konservasi yang merupakan habitatnya serta jauh dari pemukiman penduduk.

 



Sukses untuk seluruh Tim. Semoga harimau betina tersebut dapat berkembang biak di alamnya untuk menjaga rimba raya??

 

#karenakonservasitakmungkinsendiri

Balai Besar KSDA Riau


Kembali
WhatsApp Respon cepat Telepon Call center Pengaduan Laporkan kejadian