PEKANBARU-Balai
Besar KSDA Riau pada 13 sd 14 Juli 2022 adakan kegiatan Efektivitas Pengelolaan
Kawasan Konservasi dengan metode Management Effectiveness Tracking Tool di
Tanjung Pinang dan Batam
Ternyata
evaluasi pengelolaan kawasan konservasi melalui Penilaian Efektivitas
Pengelolaan Kawasan Konservasi dengan metode Management Effectiveness Tracking
Tool (METT) sedang dilakukan disana. . Penilaian dilakukan pada 4 kawasan
konservasi yang berada di Provinsi Kepulauan Riau, yakni TWA Muka Kuning,
KSA/KPA Gunung Kijang, KSA/KPA Gunung Lengkuas dan KSA/KPA Sungai Pulai.
Penilaian
dilakukan pada dua lokasi yaitu di Hotel Comporta Tanjung Pinang dan di Hotel
Panbil Kota Batam. Balai Besar KSDA Riau bersama instansi dari Pemda Provinsi
Kepulauan Riau, Pemerintahan Kecamatan, Desa sekitar kawasan, masyarakat serta
kader konservasi, dan pihak swasta juga BUMN yang berada sekitar kawasan.
Penilaian
dilakukan secara proaktif memberikan penjelasan untuk menilai skoring pada
masing masing parameter penilaian dengan menyampaikan pendapat serta bukti
bukti yang mendukung atau melemahkan pemberian skor penilaian tersebut.
Tujuan
penilaian untuk mengukur sejauh mana pengelolaan kawasan konservasi dilakukan
yang dilihat dari 5 aspek yaitu kontek, perencanaan, input, proses dan outcome.
Rekomendasi dalam proses penilaian menjadi point penting untuk menjadi usulan
tindak lanjut pada tahun depan dalam pengelolaan kawasan konservasii ini.
Terimakasih untuk semua pihak atas partisipasi dalam penilaian ini dan menjadi bahan evaluasi bagi kami dalam menjalani amanah pengelolaan konservasi.

