PEKANBARU – Pada Hari Jumat, 3 Desember 2021, Tim Balai
Besar KSDA Riau yang dibantu Gajah jinak melakukan pengecekan GPS Collar yang
terpasang pada salah satu Gajah liar di Sub Populasi Petapahan alias kelompok
sebelas.
GPS Collar ini dipasang pada awal tahun 2020
dan diprediksi GPS Collar aktif dalam jangka waktu 2 tahun.
Kegiatan dipimpin langsung Plt. Kepala Balai
Besar KSDA Riau, ibu Fifin Arfiana Jogasara dan Kepala Bidang Teknis, bapak M.
Mahfud. Tujuan kegiatan ini memastikan keberadaan GPS Collar yang terpasang
dalam kondisi baik dan tidak mengganggu kenyamanan dan kesejahteraan satwa.
Diawali dengan pemantauan posisi Gajah 2 hari
sebelumnya untuk memastikan keberadaan dan posisi pengecekan yang aman dan
aksesnya lebih mudah. Dibantu dengan tiga ekor Gajah jinak dari PLG Minas yaitu
Bangkin, Yopi dan Indah. Akhirnya Tim dapat melakukannya pembiusan terhadap
Gajah liar pada Pukul 16.00 WIB.
Selanjutnya Tim melakukan pengecekan dan sekaligus pembetulan posisi GPS Collar
untuk kenyamanan dan kesejahteraan satwa Gajah tersebut.

GPS Collar ini sangat membantu dalam pemantauan
keberadaan dan pergerakan kelompok Gajah sehingga pencegahan konflik Gajah bisa
dilakukan secara dini. Semoga ke depannya konflik dapat direspon semakin cepat
dan tepat.
Salam konservasi…
#karenakonservasitakmungkinsendiri
Balai Besar
KSDA Riau