Berita Terkini
ONE HEALTH RIAU MELAKUKAN PENYELAMATAN PENYU SISIK DI KABUPATEN BENGKALIS

ONE HEALTH RIAU MELAKUKAN PENYELAMATAN PENYU SISIK DI KABUPATEN BENGKALIS

Administrator 2 Januari 2021 5.797 kali dilihat

Pekanbaru Segala daya upaya akan dilakukan oleh Balai Besar KSDA Riau untuk kelestarian  satwa liar yang dilindungi. Terpenting adalah merangkul dan berkoordinasi dengan berbagai pihak karena menyadari bahwa konservasi tak mungkin sendiri. Termasuk aktif dalam One Health Riau, yang merupakan salah satu "pilot project nasional" yang berlokasi di Kab. Bengkalis. Kepala SKW III, MB Hutajulu, menjadi koordinator wilayah untuk Kab. Bengkalis tersebut dan menjadi master training nasional untuk penanganan zoonosis.

 

Tim One Health ini memiliki anggota dari 3 kementerian yaitu Kementerian LHK, Kementerian Pertanian dan Kementerian Kesehatan. Koordinasi lintas sektoral yang dibangun telah terbukti berjalan dengan baik selama bertahun lamanya untuk bidang zoonosis dan konservasi.

 

Sebagaimana Jum'at, 25 Desember 2020, seorang nelayan bernama ibu Nevita Reniyanti, melihat seekor Penyu tersangkut di jala, beliau segera menyelamatkan Penyu tersebut yang terkena pancing ikan dan masuk jala nelayan serta melapor ke Puskeswan Bantan Kab. Bengkalis melalui drh Hanni Mardani.

 

Setelah diperiksa, ternyata terdapat tali nilon yang tersangkut pada tekak dan ada kail ikan tertancap disana. drh. Hanni Mardani yang merupakan anggota One Health Riau segera menghubungi pihak Balai Besar KSDA Riau melalui Kepala SKW III, MB Hutajulu terkait penyelamatan Penyu langka tersebut.

 

Hasil pemeriksaan adalah Penyu dari jenis Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata) yang merupakan satwa dilindungi, dengan ukuran panjang Penyu 35-40 cm. Status jenis penyu ini sudah terancam punah dan tergolong dalam familia Cheloniidae. Penyu ini adalah satu-satunya spesies dalam genusnya. Spesies ini memiliki persebaran di seluruh dunia, dengan dua subspesies terdapat di Atlantik dan Pasifik.

 

Melalui usaha yang sangat hati-hati, akhirnya tali kail yang tersangkut di tekak berhasil dikeluarkan setelah 2 hari kemudian. Setelah penyu benar benar sehat, akhirnya Penyu dirilis kembali ke pantai Selat Baru, Desa Selat Baru, Kec. Bantan, Kab. Bengkalis pada 27 Desember 2020.

 

Kembalilah ke alam liarmu kawan, berkembangbiaklah.., agar kami masih dapat menikmati keindahanmu...

 

#onehealthriau

#satwaliar

Salam konservasi

#karenakonservasitakmungkinsendiri

Balai Besar KSDA Riau


Kembali
WhatsApp Respon cepat Telepon Call center Pengaduan Laporkan kejadian