Berita Terkini
MITIGASI KONFLIK SATWA LIAR GAJAH SUMATERA YANG TERJADI DI INDRAGIRI HULU

MITIGASI KONFLIK SATWA LIAR GAJAH SUMATERA YANG TERJADI DI INDRAGIRI HULU

Administrator 10 Februari 2022 5.943 kali dilihat

PEKANBARU-Kembali mitigasi konflik dilakukan Tim Balai Besar KSDA Riau dari Resort Kerumutan Utara (Pos Kapau) pada Rabu, 2 Februari 2022. Kali ini di Dusun Air Kuning, Kel. Kerumitan, Kec. Kerumutan, Kab. Pelalawan.

Terkait laporan adanya warga diserang satwa liar Buaya. Tim turun bersama Bhabinkamtibmas. Informasi diperoleh bahwa seorang warga bernama pak Ismail pergi melihat pengilarnya (alat tangkap ikan)  di kanal batas PT Gandaerah Hendana, Dusun Air Kuning. Sesampai di lokasi, beliau melihat sampannya tenggelam sehingga pak Ismail langsung masuk ke dalam kanal untuk  mengambil sampannya. Tiba tiba seekor Buaya menggigit kakinya dan membawanya  ke tengah kanal yang lebih dalam dan memutar mutarnya. Seketika itu pak Ismail mencoba menyelamatkan diri  dengan membuka paksa mulut Buaya dengan tangannya sehingga akhirnya Buaya melepaskan gigitannya dan pak Ismail segera naik ke darat.

Tim menjenguk korban di rumahnya dan segera berkoordinasi dengan PT. Gandaerah Hendana untuk sesegera mungkin memasang papan peringatan di lokasi lokasi rawan satwa Buaya.

Saat Tim melakukan pengecekan di tempat kejadian, Buaya tidak ditemukan.

Tim melakukan sosialisasi agar masyarakat yang beraktifitas di sekitar sungai tersebut berhati hati dan selalu waspada. Tim menyampaikan bahwa satwa Buaya adalah termasuk satwa liar yang dilindungi sehingga dihimbau agar tidak anarkis terhadap satwa tersebut. Tim meminta untuk terus berkoordinasi dengan pihak Balai Besar KSDA Riau.


Kembali
WhatsApp Respon cepat Telepon Call center Pengaduan Laporkan kejadian