PEKANBARU-Kembali
mitigasi konflik dilakukan Tim Balai Besar KSDA Riau dari Resort Kerumutan
Utara (Pos Kapau) pada Rabu, 2 Februari 2022. Kali ini di Dusun Air Kuning,
Kel. Kerumitan, Kec. Kerumutan, Kab. Pelalawan.
Terkait
laporan adanya warga diserang satwa liar Buaya. Tim turun bersama
Bhabinkamtibmas. Informasi diperoleh bahwa seorang warga bernama pak Ismail
pergi melihat pengilarnya (alat tangkap ikan)
di kanal batas PT Gandaerah Hendana, Dusun Air Kuning. Sesampai di
lokasi, beliau melihat sampannya tenggelam sehingga pak Ismail langsung masuk
ke dalam kanal untuk mengambil
sampannya. Tiba tiba seekor Buaya menggigit kakinya dan membawanya ke tengah kanal yang lebih dalam dan memutar
mutarnya. Seketika itu pak Ismail mencoba menyelamatkan diri dengan membuka paksa mulut Buaya dengan
tangannya sehingga akhirnya Buaya melepaskan gigitannya dan pak Ismail segera
naik ke darat.
Tim
menjenguk korban di rumahnya dan segera berkoordinasi dengan PT. Gandaerah Hendana
untuk sesegera mungkin memasang papan peringatan di lokasi lokasi rawan satwa
Buaya.
Saat
Tim melakukan pengecekan di tempat kejadian, Buaya tidak ditemukan.
Tim
melakukan sosialisasi agar masyarakat yang beraktifitas di sekitar sungai
tersebut berhati hati dan selalu waspada. Tim menyampaikan bahwa satwa Buaya
adalah termasuk satwa liar yang dilindungi sehingga dihimbau agar tidak anarkis
terhadap satwa tersebut. Tim meminta untuk terus berkoordinasi dengan pihak
Balai Besar KSDA Riau.