PEKANBARU-Mitigasi interaksi negatif satwa liar harimau
sumatera (hs) di Desa Redang Seko dan Banjar Balam Kec. Lirik, Kab. Indragiri
Hulu dilakukan Tim Resort Kerumutan Selatan pada Senin, 28 November 2022.
Tim bersama staf KesbangPol Kab. Indragiri Hulu,
Kasi Damkar dan Penyelamatan BPBD dan anggota serta Kadus dan Ketua RT bersama
masyarakat Desa Redang Seko menindaklanjuti laporan Kapolsek Kec. Lirik pada 27
November 2022. Informasi diperoleh dari media sosial ( FB ) bahwa di Kecamatan
Lirik tentang penampakan satwa liar hs di sekitar perkebunan masyarakat Desa
Redang Seko, Banjar Balam, Seko Lubuk Tigo dan desa Pasir Ringgit, Kec. Lirik,
Kab. Inhu. Penampakan mirip satwa hs pertama oleh warga pada malam hari.
Di lokasi, Tim melakukan pencarian jejak dan
penyisiran, tetapi Tim tidak menemukan tanda-tanda adanya keberadaan satwa di
lokasi tersebut, baik jejak maupun tanda-tanda lain yang berkaitan dengan satwa
tersebut.
Selanjutnya Tim gabungan melakukan sosialisasi
dan menghimbau kepada masyarakat melalui Kadus I Desa Redang Seko agar tetap
hati- hati melakukan aktivitas di kebun terutama pada sore, malam dan pagi hari
serta mengingatkan kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan yg anarkis
terhadap satwa yang dilindungi oleh UU termasuk satwa Harimau Sumatera atau
satwa lainnya. Apabila ada warga menemukan jejak satwa atau menjumpainya secara langsung, Tim
gabungan mengharapkan kepada masyarakat agar melaporkan ke pada pihak terkait
serta tidak mengupload informasi yang belum pasti kebenarannya ke medsos agar
tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat lainnya.
Sampai saat ini Tim gabungan masih melakukan
monitoring dan pemantauan terkait kemunculan satwa yang diduga Harimau Sumatera tersebut.
Salam konservasi??
#bersamakitabisa??
#konservasitakmungkinsendiri
Balai
Besar KSDA Riau