Berita Terkini
MAHOUT LAKUKAN PENGGIRINGAN GAJAH LIAR DENGAN GAJAH JINAK AGAR TIDAK MEMASUKI KE PEMUKIMAN WARGA

MAHOUT LAKUKAN PENGGIRINGAN GAJAH LIAR DENGAN GAJAH JINAK AGAR TIDAK MEMASUKI KE PEMUKIMAN WARGA

Administrator 14 Februari 2022 6.342 kali dilihat

PEKANBARU-Rabu hingga Jum'at, 9 sd 11 Februari 2022 Tim Balai Besar KSDA Riau dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas berjumlah 9 orang Mahout dengan 3 ekor Gajah jinak bernama Bankin, Jopi dan Indah turun ke lokasi konflik untuk melakukan penggiringan. Gajah jinak diturunkan untuk ikut menggiring rombongan Gajah liar termasuk melalui medan yang cukup berat dan semak belukar untuk mengurangi dampak kerusakan kebun warga yang semakin parah.

Tim melakukan patroli sekaligus penjagaan agar Gajah liar tidak masuk ke pemukiman warga. Hingga pagi hari tidak terdapat tanda kemunculan Gajah liar ke pemukiman warga.

Keesokan harinya Tim berangkat untuk melakukan pencarian dan penggiringan Gajah liar di dalam hutan Tahura. Tim akan menggiring rombongan Gajah liar masuk jauh ke dalam hutan Tahura dan tidak kembali lagi ke desa Rantau Panjang untuk mencari makan di desa tersebut.

Sekitar pukul 11.00 WIB, Tim berhasil mengetahui keberadaan Gajah liat yang tidak jauh dari kebun warga. Tim segera melakukan penggiringan ke dalam hutan Tahura hingga pukul 16.30 WIB. Karena Gajah liar dirasa cukup jauh masuk ke dalam hutan Tahura, maka tim kembali ke camp.

Pada malam harinya Tim masih melakukan patroli dan penjagaan untuk mengantisipasi Gajah liar kembali ke Desa Rantau Panjang. Malam itu tidak ada tanda tanda Gajah kembali. Namun pada pagi harinya rombongan Gajah sumatera kembali lagi ke Desa Rantau Panjang dan Tim segera melakukan penggiringan.

Sehat selalu kawan kawan Mahout, Bankin, Jopi dan Indah... Kalian pahlawan konservasi yang tak kenal kata menyerah...

Salam sehat dan tetap semangat

[Teks : DI, Foto : Tim admin BBKSDARIAU |022022]


Kembali
WhatsApp Respon cepat Telepon Call center Pengaduan Laporkan kejadian