Berita Terkini
KEGIATAN EVAKUASI BERUANG MADU DI DESA PULAU RENGAS, KECAMATAN PANGEAN, KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

KEGIATAN EVAKUASI BERUANG MADU DI DESA PULAU RENGAS, KECAMATAN PANGEAN, KABUPATEN KUANTAN SINGINGI

Administrator 18 Desember 2020 3.879 kali dilihat

Pekanbaru Pada Rabu, 16 Desember 2020, Petugas Resort Bukit Rimbang (Petai) menerima informasi dari call centre Balai Besar KSDA Riau yang menyampaikan tentang postingan seseorang yang sedang menggendong seekor bayi Beruang madu (Helarctos malayanus) yang ditemukannya di Desa Pulau Rengas, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi.

 

Kepala Balai Besar KSDA Riau melalui Kepala Seksi Konservasi Wilayah I segera memerintahkan anggotanya untuk turun ke lokasi. Gerak cepat langsung dilakukan oleh Kepala Resort Petai, bapak AR Azmi bersama anggotanya Dahrul. Sebelumnya, Tim terlebih dahulu menelusuri pemilik akun dan berhasil menghubungi yang bersangkutan. Tim menyampaikan sosialisasi dan himbauan kepada yang bersangkutan dan yang bersangkutan secara sukarela bersedia menyerahkan satwa dilindungi tersebut.

 

Berdasarkan pengakuan pemilik akun (Rio Ayanto), kronologis penemuan anak Beruang pada hari Rabu, 16 Desember 2020 sekira pukul 10.00 wib. Berdasarkan informasinya, bayi Beruang ditemukan ayahnya di lokasi kerja PT RAPP sektor Baserah. Selanjutnya Beruang dibawa ke rumahnya di Pangean. Dari informasi yang didapat, sebelumnya belum pernah ditemukan Beruang dilokasi tersebut. Tim bertemu langsung dengan ayah dari Rio Ayanto.

 

Ayah Rio Ayanto kemudian menyerahkan Bayi Beruang tersebut kepada Tim disaksikan beberapa aparat desa setempat. Pada saat yang sama, Tim sekaligus melakukan sosialisasi mengenai Satwa liar yang dilindungi.

Pada Jum'at, 18 Desember 2020, Tim Resort Bukit Rimbang mengantarkan bayi Beruang tersebut ke klinik Satwa Balai Besar KSDA Riau. Satwa segera diperiksa kesehatannya oleh drh. Rini Deswita. Satwa dalam keadaan sehat, berjenis kelamin betina dengan berat badan 1,65 kg. Untuk sementara satwa akan dirawat di Klinik satwa Balai Besar KSDA Riau untuk mendapat perawatan intensif dan diobservasi hingga Tim medis memutuskan bahwa satwa sudah mampu hidup di alam untuk mencari makan sendiri.

 

Semoga kesadaran konservasi masyarakat makin meningkat ya...

 

Salam konservasi

#karenakonservasitakmungkinsendiri

Balai Besar KSDA Riau


Kembali
WhatsApp Respon cepat Telepon Call center Pengaduan Laporkan kejadian