PEKANBARU – Pada hari Jumat dan Sabtu, 13 s.d. 14 Agustus 2021, Tim Reaksi Cepat Balai
Besar KSDA Riau dikagetkan atas informasi satwa yang terjerat. Pada hari Jumat,
di sekitar Kompleks perkantoran Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Tim dari Pusat
Latihan Gajah (PLG) Minas menemukan adanya seekor Tapir yang berjalan pincang
dengan membawa jerat di bagian kaki kanan belakang. Petugas segera mengejarnya,
tetapi Tapir berhasil lolos karena kondisi malam hari. Walaupun hari telah
malam Tim bantuan segera diturunkan saat itu juga yaitu pada Jumat, 13 Agustus
2021. Tim khawatir karena Tapir tersebut masih membawa jerat pada kaki belakang
sebelah kanan yang bisa menimbulkan infeksi.
Lokasi Tapir yang membawa jerat yaitu kompleks
perkantoran Kecamatan Minas bersempadan dengan hutan Tahura Sultan Syarif
Hasyim, Minas. Timpun tetap melakukan penelusuran jejak hingga keesokan
harinya, tetapi Tapir tetap belum berhasil ditemukan.

Tim melakukan sosialisasi kepada warga tentang
larangan pemasangan jerat karena dapat membahayakan satwa terutama satwa yang
dilindungi dan pemasang jerat dapat dikenai sanksi. Disamping itu, disampaikan
juga bahwa apabila menjumpai Tapir tersebut dilarang berbuat anarkhis karena
Tapir merupakan salah satu satwa yang dilindungi. Warga juga diminta segera
melaporkan ke call centre Balai Besar KSDA Riau di nomor 081374742981.
Hingga hari ini Tim masih melakukan pencarian
Tapir yang membawa jeratnya di kaki belakang sebelah kanan. Semoga dapat segera
ditemukan dan mendapatkan tindakan medis....
STOP PEMASANGAN JERAT DAN KEJAHATAN TERHADAP
SATWA!!!
Salam konservasi??
#bersamakitabisa
#karenakonservasitakmungkinsendiri
Balai Besar
KSDA Riau