Pekanbaru Pada Rabu (5/8) s.d. Jumat (7/8),
Mahasiswa Institut Teknologi Bandung melakukan penelitian berjudul "Identifikasi struktur populasi pohon
Tongke hutan (Acacia mangium) di kawasan
SM Bukit Rimbang Bukit Baling" yang didampingi oleh Petugas Resort
Bukit Rimbang, Balai Besar KSDA Riau.
Pohon Tongke Hutan merupakan jenis tanaman yang
dikembangkan pada Hutan Tanaman Industri yang kemudian diolah menjadi pulp
ataupun kertas sejak tahun 1990an. Pohon Tongke Hutan termasuk jenis tanaman
invasif yang dapat memberi ancaman pada tumbuhan lokal lainnya yang disebabkan
kemampuan tumbuh dan penyebarannya yang cepat.
Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Bukit Baling
merupakan salah satu kawasan konservasi yang berbatasan langsung dengan kawasan
Hutan Tanaman industri yang memiliki tanaman Acacia mangium. Hal ini
dapat memberikan ancaman pada keberlangsungan hidup tumbuhan lokal di dalam
kawasan yang juga bermanfaat sebagai sumber pakan berbagai satwa liar di SM
Bukit Rimbang Bukit Baling. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pendataan terhadap
struktur populasi tanaman Tongke Hutan (Acacia mangium) di kawasan
konservasi sebagai upaya menghindari tingkat invasif tanaman tersebut.
Tim mengambil sampel plot di batas dan di dalam
kawasan SM Bukit Rimbang Bukit Baling di Pematang Panjang Desa Sei Paku, Kec
Singingi Hilir, Kab. Kuansing. Tim melakukan pengeplotan di areal sebaran
tumbuhan Tongke Hutan dan pengukuran diameter batang pohon yang terbesar dan
terkecil di tempat plot identifikasi guna untuk mengetahui usia pohon akasia tersebut serta melakukan
pengambilan beberapa sampel tanah dan bunga dari pohon yang berada di dalam
plot tersebut untuk diidentifikasi lebih lanjut kondisi tanah dan
perkembangannya.
Balai Besar KSDA Riau