Berita Terkini
Elang Bondol, Beo Tiong Emas, dan Satwa Dilindungi lainnya diselamatkan di Rempang Cate

Elang Bondol, Beo Tiong Emas, dan Satwa Dilindungi lainnya diselamatkan di Rempang Cate

Administrator 23 September 2024 7.397 kali dilihat

Tim Resort Rempang, Balai Besar KSDA Riau berhasil mengamankan sejumlah satwa dilindungi yang dipelihara oleh seorang warga di Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Operasi penyelamatan ini dilakukan pada 17 September 2024, setelah adanya laporan masyarakat yang masuk ke Call Center Balai Besar KSDA Riau terkait dugaan pemeliharaan satwa dilindungi.

Tim bergerak menuju ke lokasi yang dilaporkan di Kelurahan Rempang Cate. Untuk memastikan kebenaran informasi, tim berkoordinasi dengan perangkat RT setempat yang berada disekitar lokasi tersebut.

Selanjutnya, tim bertemu dengan Ketua RT dan menyampaikan tujuan kedatangan pihaknya untuk menindaklanjuti laporan mengenai pemeliharaan satwa yang dilindungi.

Diketahui bahwa satwa-satwa tersebut merupakan milik dari Ketua RT 001 di Kelurahan Rempang Cate. Tim kemudian memberikan penjelasan mengenai peraturan dan sanksi hukum terkait kepemilikan satwa yang dilindungi tanpa dokumen yang sah.

Setelah dilakukan pengecekan, tim menemukan sejumlah satwa yang dilindungi di lokasi pemeliharaan milik Ketua RT tersebut.

Dilokasi, tim menemukan 2 ekor elang Bondol, 2 ekor Beo Tiong Emas, 1 ekor Nuri Maluku, dan 1 ekor Pelanduk. Selain itu, seekor burung Cucak Keling juga diamankan oleh tim.

Pemilik satwa sekaligus Ketua RT Rempang Cate, secara sukarela menyerahkan sejumlah satwa yang dilindungi kepada petugas. Beliau juga telah menandatangani surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan serupa.

Saat ini, seluruh satwa dilindungi tersebut telah diamankan dan dibawa ke kantor Seksi Konservasi Wilayah II Batam di Resort TWA Muka Kuning untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan dan rehabilitasi lebih lanjut.

Salam Konservasi dan Salam Lestari.



Kembali
WhatsApp Respon cepat Telepon Call center Pengaduan Laporkan kejadian