Berita Terkini
DUA EKOR GAJAH LIAR DI PINDAHKAN DARI PROVINSI RIAU

DUA EKOR GAJAH LIAR DI PINDAHKAN DARI PROVINSI RIAU

Administrator 25 Mei 2022 6.792 kali dilihat

PEKANBARU-Akhirnya, Dua Gajah Sumatera/Asia yang dispersal dan meresahkan warga Kec. Kuala Cenaku, Kab. Indragiri Hulu selama sekitar 3 bulan pada Senin, 23 Mei 2022 ditranslokasi. Translokasi dilakukan ke luar Prov. Riau.

Saat ditranslokasi kedua satwa berada di Desa Teluk Sungkai. Balai Besar KSDA Riau bersama para pihak yaitu Pemda Indragiri Hulu, TNI/POLRI, BPBD Kab. Indragiri Hulu serta masyarakat  aktif melakukan mitigasi dan pemantauan serta upaya pengamanan dua ekor Gajah tersebut.

Sebelum translokasi Gajah Sumatera/Asia dispersal ini, telah dilakukan Uji Test DNA di Universitas Sriwijaya dengan hasil bahwa Translokasi dapat dilakukan dari individu Gajah Sumatera yang berbeda populasi serta translokasi dapat menjadi upaya terjadinya aliran gen, kesehatan reproduksi, menjaga mutu genetik, dan mengatasi mutase. Diharapkan kedatangan dua ekor Gajah jantan ini bisa mendorong perbaikan keanekaragaman genetik.

Oh ya, dua Gajah ini pada tahun 2021 pernah ditranslokasi untuk dikembalikan ke kelompoknya, tetapi kembali keluar dari kantongnya. Kondisi lokasi yang sebagian rawa menyebabkan pelaksanaan mitogasi mengalami kesulitan.

Dalam proses translokasi ini, tiga Gajah jinak dari PLG Minas yaitu Yopi, Indah dan Sengarun serta 4 dokter hewan yang berasal dari Balai Besar KSDA Riau dan Direktorat KKHSG, Kementerian LHK ikut membantu sampai ke lokasi yang dituju.

Satwa Gajah Sumatera/Asia merupakan salah satu jenis satwa dilindungi UU yaitu UU No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Pada tahun 2011, IUCN menetapkan status konservasi Gajah Sumatera ke dalam kategori Critically Endangered (CR). Artinya, satwa ini berada diambang kepunahan. Status CR berada hanya dua tingkat dari status punah di alam liar dan punah sepenuhnya.

Terima kasih kepada Pemerintah Daerah Indragiri Hulu, TNI/POLRI, BPBD Kabupaten Indragiri Hulu, Direktorat KKHGS, Balai KSDA Sumatera Selatan dan Jambi , Manggala Agni Daops Rengat serta masyarakat yang aktif melakukan mitigasi dan upaya pengamanan.

Monitoring akan tetap dilakukan pada lokasi translokasi bersama sama dengan Balai KSDA setempat.



Kembali
WhatsApp Respon cepat Telepon Call center Pengaduan Laporkan kejadian