PEKANBARU-Akhirnya,
Dua Gajah Sumatera/Asia yang dispersal dan meresahkan warga Kec. Kuala Cenaku, Kab.
Indragiri Hulu selama sekitar 3 bulan pada Senin, 23 Mei 2022 ditranslokasi.
Translokasi dilakukan ke luar Prov. Riau.
Saat
ditranslokasi kedua satwa berada di Desa Teluk Sungkai. Balai Besar KSDA Riau
bersama para pihak yaitu Pemda Indragiri Hulu, TNI/POLRI, BPBD Kab. Indragiri
Hulu serta masyarakat aktif melakukan
mitigasi dan pemantauan serta upaya pengamanan dua ekor Gajah tersebut.
Sebelum
translokasi Gajah Sumatera/Asia dispersal ini, telah dilakukan Uji Test DNA di Universitas
Sriwijaya dengan hasil bahwa Translokasi dapat dilakukan dari individu Gajah
Sumatera yang berbeda populasi serta translokasi dapat menjadi upaya terjadinya
aliran gen, kesehatan reproduksi, menjaga mutu genetik, dan mengatasi mutase.
Diharapkan kedatangan dua ekor Gajah jantan ini bisa mendorong perbaikan
keanekaragaman genetik.
Oh ya,
dua Gajah ini pada tahun 2021 pernah ditranslokasi untuk dikembalikan ke
kelompoknya, tetapi kembali keluar dari kantongnya. Kondisi lokasi yang
sebagian rawa menyebabkan pelaksanaan mitogasi mengalami kesulitan.
Dalam
proses translokasi ini, tiga Gajah jinak dari PLG Minas yaitu Yopi, Indah dan
Sengarun serta 4 dokter hewan yang berasal dari Balai Besar KSDA Riau dan
Direktorat KKHSG, Kementerian LHK ikut membantu sampai ke lokasi yang dituju.
Satwa
Gajah Sumatera/Asia merupakan salah satu jenis satwa dilindungi UU yaitu UU No. 5
Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Pada
tahun 2011, IUCN menetapkan status konservasi Gajah Sumatera ke dalam kategori
Critically Endangered (CR). Artinya, satwa ini berada diambang kepunahan.
Status CR berada hanya dua tingkat dari status punah di alam liar dan punah
sepenuhnya.
Terima
kasih kepada Pemerintah Daerah Indragiri Hulu, TNI/POLRI, BPBD Kabupaten
Indragiri Hulu, Direktorat KKHGS, Balai KSDA Sumatera Selatan dan Jambi ,
Manggala Agni Daops Rengat serta masyarakat yang aktif melakukan mitigasi dan
upaya pengamanan.
Monitoring akan tetap dilakukan pada lokasi translokasi bersama sama dengan Balai KSDA setempat.

