PEKANBARU- Pada Kamis, 24 Februari 2022, Balai Besar KSDA
Riau menerima penyerahan satwa dari Dinas Pemadam Kebakaran (DPKP) Kab.
Indragiri Hilir (Inhil).
Satwa tersebut adalah dua ekor Buaya muara
dengan masing masing panjang 4,7 m, berat 700 kg dan panjang 1 m, berat 4 kg, 7
ekor Ular sawah batik dengan panjang antara 5 hingga 1,5 m.
Seluruh satwa tersebut merupakan hasil penyelamatan
Tim DPKP Kab. Inhil di wilayah kerjanya. Salah satu satwa yaitu Buaya muara
sepanjang 4,7 m bahkan telah menyerang
warga pada Jumat, 18 Februari 2022. Syukurlah, warga bernama ibu Nurlela (30
th) yang beralamat di Sungai Lundu, Dusun Tok Maroy, Desa Sungai Piyai, Kec.
Kuindra, Kab. Inhil selamat.
Walaupun tangan kirinya robek sepanjang 20 cm
akibat digigit Buaya saat mengambil air di sungai, namun korban berhasil
selamat dengan langsung memukul mulut Buaya dan berteriak minta tolong, hingga
akhirnya gigitan Buaya ditangannya terlepas.
Saat itu, Kepala Desa Sungai Piyai segera meminta bantuan Bupati Inhil untuk menangkap dan mengevakuasi Buaya muara tersebut. Pada Minggu, 20 Februari 2022, Dinas DPKP Kab. Inhil menurunkan Tim TRCnya dan setelah sekitar 2 jam penyisiran, akhirnya Buaya muara berhasil ditangkap.

Setelah dilakukan penyerahan ke Balai Besar
KSDA Riau, untuk sementara Buaya Muara dititipkan di lembaga konservasi Kasang
Kulim Pekanbaru sambil menunggu pertimbangan pelepasliaran yang akan dilakukan
di habitatnya, yang jauh dari pemukiman penduduk, sehingga tidak menimbulkan
konflik baru dengan manusia.
Salam konservasi…
#karenakonservasitakmungkinsendiri
Balai Besar
KSDA Riau