PEKANBARU-kegiatan
mitigasi konflik manusia dan satwa terus dilakukan Tim Balai Besar KSDA Riau.
Seperti pada Selasa hingga Kamis, 17-19 Mei 2022 yang lalu.
Kali
ini gangguan satwa Gajah Liar Di desa Rantau Baru, Kec.Pangkalan Kerinci,
Kab.Pelalawan. Tim SKW I segera menindaklanjuti laporan masyarakat terkait
adanya kelompok Gajah liar yang memasuki dan merusak sebagian tanaman kebunnya.
Setibanya
di lokasi, Tim langsung melakukan kordinasi dan sosialisasi dengan Kepala Desa
dan warganya. Tim menghimbau agar masyarakat tidak berlaku anarkis terhadap
kelompok Gajah tersebut serta melakukan blokade di kebun masing masing.
Dari
info yang di dapat, Gajah liar berjumlah 3 ekor namun belum di ketahui dengan
pasti posisi terakhirnya. Koordinasi dilakukan untuk mengatur jadwal
penggiringan namun informasi dari warga disampaikan bahwa kelompok Gajah sudah
dua malam tidak di ketahui posisinya.
Hingga
hari ketiga Tim di lokasi, kelompok Gajah tidak menunjukkan batang hidungnya.
Hingga akhirnya Tim memutuskan untuk
kembali dan tetap melakukan kordinasi dan komunikasi dengan Kepala Desa Rantau
Baru terkait aktifitas kelompok Gajah tersebut.


Teks :
DI, Foto : Humas BBKSDARIAU | 052022]