PEKANBARU-Senin
sampai Kamis, 01 sd 04 November 2021, Tim Balai Besar KSDA Riau melakukan
kegiatan mitigasi konflik satwa liar Beruang madu di Ds. Penarikan, Kec.
Langgam, Kab. Pelalawan.
Gangguan
satwa liar Beruang madu telah terjadi beberapa kali di lokasi budidaya lebah
madu warga Desa Penarikan. Tim Balai Besar KSDA Riau sebelumnya juga telah
turun ke lokasi untuk mitigasi konflik.
Namun gangguan satwa Beruang masih terjadi sehingga perlu dilakukan penanganan
lebih lanjut.
Tim
melakukan koordinasi dengan Kades Penarikan terkait gangguan satwa liar yang
membongkar/merusak kotak lebah madu milik Bapak Amri Bahari di areal budidaya
lebah masyarakat di sekitar kebun sawit tersebut.
Tim
kemudian melakukan pengecekan lokasi tempat kejadian dan langsung melakukan
pemasangan kandang perangkap untuk menangkap satwa Beruang.
Tim
berkoordinasi dengan pihak Desa dan warga pemilik kebun terkait pengamanan
perangkap dan satwa serta meminta agar selalu berkoordinasi dengan Tim Balai
Besar KSDA Riau.
Tim memberikan sosialisasi terkait tindakan penanganan konflik serta perlakuan terhadap perangkap dan satwa liar Beruang serta himbauan kepada warga sekitar untuk tidak anarkhis terhadap satwa liar tersebut karena dapat terkena sanksi hukum.

