PEKANBARU-Jumat
hingga Sabtu, 11 dan 12 Februari 2022, Reaort Kerumutan Selatan (Pekanheran)
melakukan mitigasi konflik satwa liar Gajah sumatera di Pangkalan Kasai, Kec.
Siberida, Kab. Inhu.
Berawal
dari laporan masyarakat Desa Pangkalan Kasai tentang adanya Gajah Liar yang memasuki kebun warga. Tim berkoordinasi
dengan Lurah setempat dan Babinkantimnas. Keesokan harinya bersama sama turun
melakukan pengecekan lapangan dan ditemukan jejak baru satwa tersebut di
sekitar kebun warga (tanaman sawit, semangka, melon, terong). Tim Terus
menelusuri jejaknya hingga masuk ke hutan PT. Riau Bara Harum (RBH).
Hingga
keesokan harinya Tim kembali melakukan penelusuran jejak Gajah dan menemukan
jejaknya di sekitar sawit warga. Menurut pengakuan pemilik kebun,, satwa masih
di sekitar kebun dengan luas sekitar 6 ha. Pada siang hari satwa masuk ke dalam
hutan bekas areal tambang batubara PT. RBH, namun pada malamnya kembali masuk
ke areal kebun warga. Akhirnya Tim dan warga berjaga di sekitar kebun tersebut.
Tim mengingatkan kepada warga agar berhati hati dalam beraktifitas dan tidak anarkis terhadap satwa dilindungi termasuk Gajah sumatera.


[Teks
: DI, Foto : Tim admin BBKSDARIAU |022022]