PEKANBARU-Balai
Besar KSDA Riau mempersiapkan pengiriman 10 ekor Burung endemik Kepulauan Maluku
ke Balai KSDA Maluku untuk dikembalikan ke habitatnya ya...
Kenapa
sih mereka sampai jauh sekali terdampar di Provinsi Riau dan apa saja jenisnya?
Jadi ke 10 ekor burung endemik Kepulauan Maluku tersebut adalah dari jenis Nuri bayan (Eclectus roratus) 2 ekor ,
Kakatua koki (Cacatua galerita) 1 ekor , Kakatua jambul oranye (Cacatua
moluccensis) 1 ekor , Kakatua jambul kuning (Cacatua sulphurea) 3
ekor yang merupakan serahan masyarakat via Polda Riau dan 3 ekor Kakatua jambul
kuning (Cacatua sulphurea) yang merupakan sitaan Polres Indragiri Hilir.
Sebelum
dikembalikan ke habitatnya beberapa burung tersebut di titipkan di Lembaga
Konservasi Kasang Kulim, Kampar dan beberapa di kandang transit satwa Balai
Besar KSDA Riau. Dan, pada Minggu, 13 Maret 2022, Balai Besar KSDA Riau
melakukan pengiriman untuk mengembalikan satwa-satwa endemik Kepulauan Maluku
tersebut ke habitatnya.
Oh ya,
rencananya penyerahan secara resmi akan dilakukan bertepatan dengan peresmian
pembukaan Pusat Konservasi Satwa Kepulauan Maluku yang akan diselenggarakan
pada Kamis, 17 Maret 2022 mendatang di Provinsi Maluku.
Semoga
dengan pengembalian ke 10 ekor burung tersebut ke habitatnya akan dapat
berkembang biak dengan baik dan tetap lestari untuk memperkaya ragam fauna yang
ada di Indonesia... Aamiin YRA...
Terima
kasih Polda Riau..., Terima kasih Polres
Indragiri Hilir atas upayanya


[Teks : DI, Foto : Tim admin BBKSDARIAU |032022]