Berita Terkini
BALAI BESAR KSDA RIAU CEK HASIL KAMERA TRAP YANG TELAH DIPASANG DI TKP KONFLIK HARIMAU SUMATERA DENGAN MANUSIA

BALAI BESAR KSDA RIAU CEK HASIL KAMERA TRAP YANG TELAH DIPASANG DI TKP KONFLIK HARIMAU SUMATERA DENGAN MANUSIA

Administrator 12 Juli 2021 5.925 kali dilihat

PEKANBARU-Rabu s.d. Jumat, 7 s.d. 9 Juli 2021 berlokasi di Landcape Senepis Area Konsensi PT. Suntara Gajapati, Tim Balai Besar KSDA Riau melakukan sosialisasi di Kantor Kecamatan Sungai Sembilan, Dumai. Sosialisasi diikuti oleh aparat Kecamatan Sungai Sembilan, Kapolsek Sungai Sembilan, Koramil Sungai Sembilan, Dinas Peternakan, Dinas Lingkungan Hidup, Kph Unit lll Bagan Siapiapi, PT. SGP, PT. RUJ, PT.Diamond Raya Timber, Kelurahan Batu Teritip, Lpmk Batu Tritip, Kelurahan Sungai Geniot, Lpmk Sungai Geniot, Khalifah Hasan Basri dan Tokoh Masyarakat Datuk Darwis.

Tim menghimbau kepada masyarakat yang mempunyai hewan ternak agar mengkandangkan hewan ternaknya. Dan memberikan informasi kepada masyarakat bahwa prinsip penanganan konflik adalah antara manusia dan Harimau adalah sama-sama penting. Masyakarat mendukung akan konservasi Harimau, memohon kepada Pemerintah ketegasan Pemeritah, siapapun yang membuka hutan illegal harus dihukum. Masyarakat meminta agar dibentuk satuan pengamanan hutan dari masyarakat. Secara bersama-sama ikut dalam memberikan informasi terkait Harimau sumatera dan turut dalam upaya penanganan konflik. Mendorong kepada Dinas Peternakan Kota Dumai untuk mensosialisasikan bentuk kandang ramah konflik Harimau kepada masyarakat yang memiliki ternak dan menyampaikan beberapa hal yang perlu dilakukan dalam menghindari kejadian konflik Harimau sumatera.

Tim juga turun ke TKP untuk melakukan pengecekan 2 buah kamera trap yang telah terpasang dari Rabu 30 Juni 2021 di dua titik yang berbeda. Hasil kamera trap belum di temukannya foto atau video Satwa Harimau Sumatera (Panthera tigris), serta Babi Hutan dan satwa mangsa lainnya.

Tim kemudian melakukan upaya penambahan pemasangan 2 buah Kamera trap di sekitar TKP dan 3 buah kamera trap di lokasi Tanah Adat, dimana ditemukannya jejak baru. Total saat ini ada 7 buah kamera trap yang terpasang di lokasi.


Kembali
WhatsApp Respon cepat Telepon Call center Pengaduan Laporkan kejadian