Berita Terkini
AKTIVITAS ILLEGAL LOGGING MASIH MARAK TERJADI DALAM KAWASAN SM KERUMUTAN

AKTIVITAS ILLEGAL LOGGING MASIH MARAK TERJADI DALAM KAWASAN SM KERUMUTAN

Administrator 13 Juni 2022 5.472 kali dilihat

PEKANBARU-Sabtu, 04 Juni 2022, Resort Kerumutan Utara menemukan aktivitas alat berat di dalam kawasan SM Kerumutan melalui sungai Kerumutan yang masuk dari arah Desa Teluk Binjai, Kec.Teluk Meranti, Kab.Pelalawan.

Alat berat masuk kawasan bersama beberapa  alat yang lain terdiri dari 1 unit excavator, 1 unit ponton, 1unit rumah apung, 1 unit kapal tarik (tugboat) dan 1unit ketingting.

Petugas langsung menghentikan aktivitas tersebut dan menginterogasi operator alat berat. Diperoleh keterangan bahwa alat berat dan lainnya telah masuk sejak Jum'at, 03 Juni 2022 dari arah Kec.Teluk Meranti dengan cara alat berat dinaikkan ke atas ponton dan ditarik tugboat menuju arah pintu masuk Sungai Kerumutan di Kapau/Kel.Kerumutan.

Alat-alat tersebut direncanakan untuk melakukan pencucian sungai Kerumutan sepanjang 13 km sampai ke arah sungai Kampar (Teluk Meranti). Saat ini telah dikerjakan pencucian sungai kerumutan sekitar  lebar 5 m dan panjang 1 km yg dimulai dari arah Kapau/Kelurahan Kerumutan.

Pada awalnya pencucian sungai Kerumutan direncanakan hanya di sekitar Kapau, namun Pemerintah setempat kemudian meminta pencucian sungai dilakukan sampai Teluk Meranti dengan alasan untuk kepentingan masyarakat (nelayan setempat).

Petugas  Resort menyampaikan bahwa surat ijin dari Menteri LHK belum ada untuk kegiatan tersebut sehingga  meminta kegiatan yang masuk dalam kawasan konservasi untuk segera dihentikan dulu sampai ada kejelasan tentang teknis kegiatan dan ijin sesuai peraturan yang berlaku.

Petugas meminta operator untuk melakukan koordinasi dan menyampaikan permintaan petugas tersebut kepada pihak perusahaan/konsorsium yang melakukan kegiatan pencucian sungai Kerumutan.

Petugas Balai Besar KSDA Riau melalui Resort Kerumutan Utara akan terus memantau kegiatan ini.


Kembali
WhatsApp Respon cepat Telepon Call center Pengaduan Laporkan kejadian