Interaksi Negatif Satwa Liar Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae)
Pekanbaru, 10 Juli 2026 – Menindaklanjuti laporan adanya insiden yang melibatkan Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di Kabupaten Pelalawan, Balai Besar KSDA Riau segera menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan observasi lapangan, pengumpulan data, dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Tim melakukan identifikasi tanda-tanda keberadaan Harimau Sumatera di sekitar lokasi serta memasang camera trap untuk mendukung pemantauan lanjutan. Bersama tim gabungan, BBKSDA Riau juga melaksanakan patroli malam menggunakan drone thermal.
Upaya tersebut dilakukan untuk memantau pergerakan satwa, memastikan keselamatan masyarakat dan pekerja, serta menentukan langkah penanganan yang tepat berdasarkan kondisi di lapangan.
BBKSDA Riau mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar habitat Harimau Sumatera agar meningkatkan kewaspadaan, tidak beraktivitas seorang diri terutama pada malam hingga dini hari, memastikan sistem pengamanan camp berfungsi dengan baik, serta segera melaporkan kepada petugas apabila mengetahui keberadaan satwa liar di sekitar lokasi. BBKSDA Riau akan terus melakukan penanganan secara terukur bersama para pihak terkait dengan tetap mengedepankan keselamatan manusia dan pelestarian Harimau Sumatera sebagai satwa yang dilindungi.

