Mitigasi Konflik Beruang Madu Desa Kepenuhan Timur Rokan Hulu
Menindaklanjuti laporan dari Camat Kepenuhan Hulu terkait kemunculan Beruang Madu (Helarctos malayanus) di belakang pemukiman warga Desa Kepenuhan Timur, Kabupaten Rokan Hulu, Tim Resort Kampar Balai Besar KSDA Riau segera bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan, mitigasi.
Setibanya di lokasi, tim melakukan penelusuran pada titik terakhir kemunculan satwa. Dari hasil identifikasi lapangan, ditemukan pohon matoa yang mengalami kerusakan akibat aktivitas beruang madu beberapa hari sebelumnya. Berdasarkan hasil pengamatan, beruang tersebut memanjat pohon untuk mengincar koloni lebah Apis cerana milik warga bernama Pak Yanto yang berada di atas pohon tersebut.
Menurut keterangan pemilik, kemunculan beruang madu di lokasi tersebut telah berlangsung selama kurang lebih enam bulan terakhir dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah kotak lebah madu ternak miliknya. Kondisi ini menunjukkan bahwa keberadaan sumber pakan berupa madu menjadi faktor utama yang menarik satwa tersebut untuk terus kembali ke lokasi.
Berdasarkan hasil analisis tim, pemasangan perangkap dinilai kurang efektif pada kondisi saat ini karena beruang cenderung mengabaikan umpan dan lebih memilih sumber pakan alami berupa madu segar yang tersedia di lokasi. Penelusuran lanjutan dan pemantauan di sekitar area permukiman serta perkebunan warga hingga hari berikutnya belum menemukan tanda-tanda keberadaan terbaru dari satwa tersebut.
Sebagai langkah pencegahan, tim juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat serta perangkat desa agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kebun maupun di sekitar lokasi kejadian.

