UPAYA KOLABORATIF UNTUK MELINDUNGI HARIMAU SUMATERA
Kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting dalam menjaga keseimbangan antara kelestarian alam dan aktivitas manusia
Dalam rangka memperkuat upaya perlindungan Harimau Sumatra serta mengurangi potensi interaksi negatifnya dengan manusia di Lanskap Semenanjung Kampar, Balai Besar KSDA Riau menginisiasi rapat rencana pembentukan Forum Parapihak yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Rapat perdana yang dilaksanakan hari Selasa 28 April 2026 bertempat di Ruang Rapat Gajah Kantor Balai Besar KSDA Riau lebih pada upaya sharing informasi dari para pemangku kepentingan terhadap upaya upaya yang telah dilakukan dalam konservasi Harimau Sumatera di Landskap Semenanjung Kampar. Selain itu juga dilakukan pembahasan perihal wadah yang paling tempat untuk menjadi wadah komunikasi para pihak dalam upaya konservasi Harimau sumatera di Semenanjung Kampar.
Wadah ini yang akan menjadi wadah strategis untuk menyatukan komitmen, menyelaraskan peran, serta merumuskan langkah-langkah kolaboratif yang konkret dan berkelanjutan.
Berbagai pihak hadir dalam pertemuan ini, mulai dari instansi pemerintah, sektor swasta, akademisi, hingga organisasi non-pemerintah, yang memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap kelestarian ekosistem hutan dan satwa liar.

