Interaksi Negatif Gajah Sumatera yang mengakibatkan Pengrusakan Mess di PT Arara Abadi Distrik Tapung
SIARAN PERS
(Nomor : SP. 04/K.6/BTU/HMS.01.08/02/2026)
Pekanbaru [22 Februari 2026]. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam
(BBKSDA) Riau mendapat laporan dari pihak PT Arara Abadi perihal adanya
pengrusakan mess karyawan oleh kelompok gajah liar di Distrik Tapung PT Arara
Abadi di Desa Rantau Bertuah, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Provinsi Riau.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Balai Besar KSDA Riau menurunkan tim
Wildlife Rescue Unit (WRU) yang terdiri dari tim medis dan mahout dari Pusat
Latihan Gajah (PLG) Minas menuju lokasi.
Kepala Balai Besar KSDA Riau, Supartono S.Hut., M.P mengungkapkan bahwa
kronologis kejadian bermula sekitar Pukul 22.00 - 00.00 WIB ada kariawan
perusahaan yang melihat 3-4 ekor gajah berada di kawasan lindung perusahaan
(greenbelt) yang jaraknya sekitar 10 meter dari mess karyawaan. Namun hal
tersebut sudah biasa karena lokasi tersebut merupakan lintasan gajah dari
kelompok petapahan/minas. Namun sekitar pukul 05.00 - 06.00 WIB, setelah waktu
sahur ada sekitar 10 ekor gajah mengamuk dan meraung-raung sambil merusak 6
kamar mess karyawan. Hal
tersebut menyebabkan para karyawan keluar menyelamatkan diri keluar mess.
Selanjutnya supartono mengatakan bahwa setelah situasi mulai reda dan
kelompok gajah liar masuk ke greenbelt terdengar teriakan anak gajah, dan
setelah dicari ditemukan satu ekor anak gajah terperosok di dalam septic tank
diperkirakan dalamnya 2 - 2,5 m.
Untuk mengeluarkan anak gajah yang terperosok didalam septic tank, tim
melakukan upaya secara manual dengan menarik anak gajah keluar dari dalam
septic tank, butuh waktu sekitar 45 menit untuk mengevakuasi anak Gajah
tersebut. anak gajah dilaporkan dalam kondisi sehat. Tim penyelamat satwa
langsung mengembalikan anak Gajah tersebut ke rombongan dan kini sudah
bergabung kembali dengan kelompok tersebut, Anak gajah yang terperosok tersebut
berjenis kelamin betina dengan perkiraan usia lebih kurang 7 hari. Kemungkinan
anak gajah lahir di greenbelt belakang mess karyawan.
Selanjutnya supartono mengatakan bahwa diduga penyebab gajah-gajah tersebut
mengamuk dan merusak mess dikarenakan raungan anaknya yang terperangkap dalam
septic tank.
Lokasi kejadian berada di permukiman mess karyawan, yang berbatasan
langsung dengan area huntan lindung (greenbelt). Area ini juga menjadi tempat
pergerakan rombongan gajah yang berasal dari kelompok gajah petapahan yang
memiliki jumlah individu 11-13 ekor dengan wilayah jelajah daerah petapahan
(Tapung - Minas).
Berdasarkan analisis tim, diperkirakan dalam beberapa hari ke depan,
rombongan gajah akan tetap berada di kawasan hutan lindung atau greenbelt
perusahaan. Hal ini disebabkan oleh kondisi anak gajah yang masih sangat muda
dan belum mampu berjalan jauh, sehingga kemungkinan besar mereka akan tetap
berada di area tersebut. tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun
kerusakan pada bangunan/mes dan 3 unit sepeda motor karyawan.
Terjadi interaksi negatif Gajah Sumatera diduga sang Induk meminta
pertolongan untuk menyelamatkan anaknya yang terperosok kedalam septic tank.
Adanya kejadian ini memberikan informasi adanya peningkatan populasi Gajah
Sumatera di kantong petapahan.
Tim mitigasi akan terus melakukan pemantauan pergerakan rombongan gajah
ini, untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Selain itu, tim juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian setempat, yakni
Polres Siak dan Polsek Minas, untuk merencanakan langkah-langkah lebih lanjut
yang diperlukan dalam penanganan kejadian ini.
Supartono Menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang jika bertemu
dengan kelompok gajah liar dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan
baik manusia maupun gajah. Selanjutnya dapat melaporkan kepada BBKSDA
atau pihak berwajib terdekat.
Informasi lebih lanjut :
Kepala Balai Besar KSDA Riau : Supartono, S.Hut., M.P (Kepala Balai Besar KSDA Riau)
Penanggung jawab berita : Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar KSDA Riau
- Website: www.bbksda-riau.id
- Youtube: Balai Besar KSDA Riau
- Facebook : Balai Besar KSDA Riau
- Instagram : @bbksda_riau
- Call Center : 0813-7474-2981



