PERKUAT UPAYA PENGENDALIAN KARHUTLA DI PROVINSI RIAU: 417 PERSONEL DAN ARMADA UDARA DI KERAHKAN
PEKANBARU - Dirjen Gakkum Kehutanan,Dwi Januanto Nugroho dan jajaran, Sekretaris Dinas LHK Provinsi Riau serta seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Kehutanan di Provinsi Riau, meninjau Posko Komando Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) milik Kementerian Kehutanan yang berada di lingkungan BBKSDA Riau di Pekanbaru, Senin(30/3/2026).
Sesuai arahan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan terus mengintensifkan upaya Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) di Provinsi Riau. Langkah ini diambil menyusul peningkatan luas area terbakar serta kondisi cuaca kering ekstrem yang menempatkan seluruh wilayah Riau dalam status Sangat Mudah mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Hingga 26 Maret 2026, tercatat 625 titik panas di Indonesia, di mana 42,56% berada di wilayah Riau. Dengan luas karhutla mencapai 4.440,21 Ha, tim gabungan terus berjibaku di lapangan.
Kementerian Kehutanan telah memobilisasi 387 personel Manggala Agni, termasuk bantuan BKO dari Jambi dan Sumatera Utara, untuk memperkuat pemadaman di lokasi kritis seperti Dumai, Giam Siak Kecil, Pelalawan, hingga Pulau Rupat.
Strategi penyekatan api dan pemadaman kepala api terus dilakukan baik melalui darat maupun udara (Water Bombing).
Selain itu, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) juga tengah dikoordinasikan untuk mempercepat penanganan melalui hujan buatan.

