• Balai Besar KSDA Riau

    Balai Besar KSDA Riau

    Selamat Hari Ulang Tahun Republik Indonesia Ke-76

  • Balai Besar KSDA Riau

    Balai Besar KSDA Riau

    SM Bukit Batu Terlihat dari Udara

  • Balai Besar KSDA Riau

    Balai Besar KSDA Riau

    SM. Kerumutan Terlihat dari Udara

  • Balai Besar KSDA Riau

    Balai Besar KSDA Riau

    Wajah Baru Kantor KSDA Riau

Sejarah

Sejarah Singkat Balai Besar KSDA Riau

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2015 tentang Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, terjadi penggabungan organisasi Kementerian Kehutanan  dan Kementerian Lingkungan Hidup.  Sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor :  P.18/MenLHK-II/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : SK.335/MenLHK-Sekjen/2015 tentang Penetapan Status Organisasi Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bahwa Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) meng-induk pada  Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.08/MenLHK/Setjen/OTL.0/I/2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang  Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Konservasi Sumber Daya Alam; Wilayah kerja BBKSDA Riau berada pada 2 Provinsi, yaitu Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau, yang membentang dari Pegunungan Bukit Barisan sampai ke Laut Cina Selatan. Secara geografis, wilayah kerja BBKSDA Riau terletak antara 1° 09’ Lintang Selatan – 4° 45’ Lintang Utara dan 100° 45’ – 109° 00’ Bujur Timur dengan luas wilayah 329.867 Km2 yang terdiri atas daratan seluas 94.561 Km2 (28,67%) dan lautan/perairan seluas 235.306 Km2 (71,33%).Dari luas daratan 94.561 Km2 tersebut, terdapat 17 kawasan konservasi yang dikelola BBKSDA Riau, baik berupa Kawasan Suaka Alam maupun Kawasan Pelestarian Alam, dengan luas keseluruhan ± 440.539,59 hektar. Kawasan Konservasi yang dikelola BBKSDA Riau terdiri dari 10 Suaka Margasatwa, 2 Cagar Alam, 3 Taman Wisata Alam, 1 Taman Buru, 1 Taman Nasional Zamrud dan 4 KSA/KPA. BBKSDA Riau sebagai organisasi Eselon II berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.08/MenLHK/Setjen/OTL.0/I/2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Konservasi Sumber Daya Alam mempunyai 4 (empat) jabatan Eselon III dan 9 (sembilan) jabatan Eselon IVDengan adanya Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia  Nomor: SK. 187/MENLHK/SETJEN/PLA.2/4/2020 Tentang Penetapan Fungsi Dalam fungsi Pokok Kawasan Pelestarian Alam Mahato Sebagai Kawasan Hutan Taman Hutan Raya Tuanku Tambusai di Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau Seluas ± 1.345 Ha. Maka satu dari 4 KSA/KPA yang dikelolah oleh Balai Besar KSDA Riau yaitu KSA/KPA Mahato menjadi Hutan Taman Raya Tuanku Tambusai yang pengelolaannya di Kabupaten Rokan Hulu, yang semula Balai Besar KSDA Riau Mengelola 21 Kawasan Konservasi menjadi 20 Kawasan konservasi dengan luas keseluruhan ± 439,192.29 Hektar.

v  Data diperbaharui tanggal 2 April 2021 oleh Admin

Quick Respon

HALLO BBKSDA RIAU

Quick Respon

Rencana & Strategi BBKSDA Riau?

Direktorat Jenderal KSDAE yang bertugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengelolaan konservasi sumberdaya alam dan ekosistemnya, secara ekplisit dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 diamanatkan untuk melaksanakan perlindungan, pengawetan, dan pemanfaatan ekosistem, spesies dan sumberdaya genetik untuk mewujudkan kelestarian sumberdaya alam hayati serta keseimbangan ekosistemnya.

1

Memanfaatkan potensi SDH dan LH secara lestari untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan (sasaran strategis kedua).

2

Melestarikan keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati serta keberadaan SDA sebagai sistem penyangga kehidupan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan (sasaran strategis ketiga).

Berita

Balai Besar KSDA Riau

HARIMAU MATI TERJERAT DI DESA TANJUNG LEBAN KEC. BANDAR LAKSAMANA KAB. BENGKALIS

PEKANBARU-Kembali dunia konservasi berduka, Minggu pagi, 17 Oktober 2021, Balai Besar KSDA Riau menerima kabar dari Polsek Bukit Batu, Kab. Bengkalis, bahwa...

Read More

MENTERI KLHK DAMPINGI PRESIDEN JOKO WIDODO PADA KUNJUNGAN KERJA DI KABUPATEN BENGKALIS

PEKANBARU-Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, ibu Siti Nurbaya Bakar mendampingi Presiden RI, bapak Joko Widodo melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Bengkalis, Prov....

Read More

KUNJUNGAN KERJA PRESIDEN JOKO WIDODO DI DESA MUNTAI BARAT, BENGKALIS

PEKANBARU-Kabupaten Bengkalis, Prov. Riau menjadi salah satu lokasi terluas target rehabilitasi kawasan pesisir yang masuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mangrove 2020-2021 di...

Read More

BUAYA MUARA MENGGANAS, BBKSDA RIAU INGATKAN WARGA AGAR BERHATI-HATI BERAKTIVITAS DISUNGAI TEMPAT WARGA DITERKAM BUAYA TERSEBUT

PEKANBARU-Konflik satwa Buaya dan manusia saat ini sedang terjadi dibeberapa tempat di wilayah kerja Balai Besar KSDA Riau. Termasuk warga yang tewas...

Read More

PEGAWAI BALAI BESAR KSDA RIAU DENGAN BEBERAPA UPT DI LINGKUP DIRJEN KSDAE IKRAR JANJI SUMPAH PNS

PEKANBARU-Sumpah atau janji adalah suatu kesanggupan untuk mentaati keharusan atau untuk tidak melakukan larangan yang telah ditentukan. Diikrarkan dihadapan atasan yang berwenang menurut...

Read More

ITAM SI BERUANG MADU (HELARCTOS MALAYANUS) BELUM BISA DILEPAS LIARKAN KARENA MASIH JINAK

PEKANBARU- Namanya Itam. Dia adalah salah satu penghuni kandang transit satwa Balai Besar KSDA Riau. Usianya sekitar 4 tahun lebih dan berjenis kelamin...

Read More