• Balai Besar KSDA Riau

    Balai Besar KSDA Riau

    Jadwal Vaksinasi

  • Balai Besar KSDA Riau

    Balai Besar KSDA Riau

    SM. Kerumutan Terlihat dari Udara

  • Balai Besar KSDA Riau

    Balai Besar KSDA Riau

    Wajah Baru Kantor KSDA Riau

  • Balai Besar KSDA RIAU

    Balai Besar KSDA RIAU

    Cagar Alam Bukit Bungkuk mempunyai flora berupa tanaman Daun Sang Gajah (Johannesteijsmannia altifrons)

Sejarah

Sejarah Singkat Balai Besar KSDA Riau

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2015 tentang Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, terjadi penggabungan organisasi Kementerian Kehutanan  dan Kementerian Lingkungan Hidup.  Sesuai dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor :  P.18/MenLHK-II/2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : SK.335/MenLHK-Sekjen/2015 tentang Penetapan Status Organisasi Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bahwa Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) meng-induk pada  Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem. Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.08/MenLHK/Setjen/OTL.0/I/2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang  Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Konservasi Sumber Daya Alam; Wilayah kerja BBKSDA Riau berada pada 2 Provinsi, yaitu Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau, yang membentang dari Pegunungan Bukit Barisan sampai ke Laut Cina Selatan. Secara geografis, wilayah kerja BBKSDA Riau terletak antara 1° 09’ Lintang Selatan – 4° 45’ Lintang Utara dan 100° 45’ – 109° 00’ Bujur Timur dengan luas wilayah 329.867 Km2 yang terdiri atas daratan seluas 94.561 Km2 (28,67%) dan lautan/perairan seluas 235.306 Km2 (71,33%).Dari luas daratan 94.561 Km2 tersebut, terdapat 17 kawasan konservasi yang dikelola BBKSDA Riau, baik berupa Kawasan Suaka Alam maupun Kawasan Pelestarian Alam, dengan luas keseluruhan ± 440.539,59 hektar. Kawasan Konservasi yang dikelola BBKSDA Riau terdiri dari 10 Suaka Margasatwa, 2 Cagar Alam, 3 Taman Wisata Alam, 1 Taman Buru, 1 Taman Nasional Zamrud dan 4 KSA/KPA. BBKSDA Riau sebagai organisasi Eselon II berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. P.08/MenLHK/Setjen/OTL.0/I/2016 tanggal 29 Januari 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Konservasi Sumber Daya Alam mempunyai 4 (empat) jabatan Eselon III dan 9 (sembilan) jabatan Eselon IVDengan adanya Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia  Nomor: SK. 187/MENLHK/SETJEN/PLA.2/4/2020 Tentang Penetapan Fungsi Dalam fungsi Pokok Kawasan Pelestarian Alam Mahato Sebagai Kawasan Hutan Taman Hutan Raya Tuanku Tambusai di Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau Seluas ± 1.345 Ha. Maka satu dari 4 KSA/KPA yang dikelolah oleh Balai Besar KSDA Riau yaitu KSA/KPA Mahato menjadi Hutan Taman Raya Tuanku Tambusai yang pengelolaannya di Kabupaten Rokan Hulu, yang semula Balai Besar KSDA Riau Mengelola 21 Kawasan Konservasi menjadi 20 Kawasan konservasi dengan luas keseluruhan ± 439,192.29 Hektar.

v  Data diperbaharui tanggal 2 April 2021 oleh Admin

Quick Respon

HALLO BBKSDA RIAU

Quick Respon

Rencana & Strategi BBKSDA Riau?

Direktorat Jenderal KSDAE yang bertugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pengelolaan konservasi sumberdaya alam dan ekosistemnya, secara ekplisit dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 diamanatkan untuk melaksanakan perlindungan, pengawetan, dan pemanfaatan ekosistem, spesies dan sumberdaya genetik untuk mewujudkan kelestarian sumberdaya alam hayati serta keseimbangan ekosistemnya.

1

Memanfaatkan potensi SDH dan LH secara lestari untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan (sasaran strategis kedua).

2

Melestarikan keseimbangan ekosistem dan keanekaragaman hayati serta keberadaan SDA sebagai sistem penyangga kehidupan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan (sasaran strategis ketiga).

Berita

Balai Besar KSDA Riau

SOSIALISASI PEREDARAN DAN PEMANFAATAN TUMBUHAN DAN SATWA LIAR YANG PENGIRIMANNYA DI BANDARA HANG NADIM BP BATAM

PEKANBARU-Kamis 1 April 2021, SKW II Batam menghadiri undangan Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim BP Batam untuk sosialisasi terkait peredaran...

Read More

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN KETUA KTNH LAMA DANAU ZAMRUD (KAMPUNG DAYUN)

PEKANBARU-Selasa, 23 Maret 2021, Penghulu Kampung Dayun beserta perangkatnya dan Kepala Resort Siak menghadiri rapat penyampaian laporan pertanggungjawaban Ketua KTNH Lama Danau Zamrud...

Read More

KUNJUNGAN WAKIL ASSISTEN POTENSI DIRGANTARA KEPALA STAF ANGKATAN UDARA (WAASPOTDIRGA)

PEKANBARU-Kamis, 18 Maret 2020,  TWA  Muka Kuning menerima kunjungan Wakil Assisten Potensi Dirgantara Kepala Staf Angkatan Udara (Waaspotdirga), Marsekal Pertama TNI Tyas Nur...

Read More

NEPENTHES (KANTONG SEMAR) TERBAKAR DIDALAM KAWASAN SM GIAM SIAK KECIL

PEKANBARU-Nepenthes (Kantong semar), banyak temui di lokasi kebakaran SM Giam Siak Kecil kemarin. Foto ini di ambil di lokasi kebakaran tersebut. Disana bagaikan...

Read More

KUNJUNGAN KERJA WALIKOTA DUMAI DAN JAJARANNYA KE KANTOR BALAI BESAR KSDA RIAU

PEKANBARU-Rabu tanggal 3 Maret 2021 kemarin Balai Besar KSDA Riau kedatangan tamu Walikota Dumai, bapak Paisal dan Wakil Walikota Dumai, bapak Amris...

Read More

SETIAP TANGGAL 3 MARET DIPERINGATI SEBAGAI WORLD WILDLIFE DAY

PEKANBARU- Setiap tanggal 3 Maret diperingati sebagai World Wildlife Day? Tema pada tahun ini adalah "Forests and Livelihoods: Sustaining People and Planet". Hutan...

Read More